Hebat, Mahasiswa FKIP Universitas Jambi Terbitkan Sebuah Novel Inspiratif

Berita Jambi

BERITA JAMBI – Hebat, Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan atau FKIP Universitas Jambi bertajuk kisah inspiratif.

Menulis kadang kala, sebagai wujud aktualisasi pemikiran. Tentunya, hal ini adalah perkara sulit namun terjawab, dengan sebuah ketelatenan.

Baca juga : Gubernur : Muaro Jambi Daerah Pertumbuhan Baru Bagi Ekonomi Provinsi

Hal inilah turut menggambarkan kisah Ados Alexander, Mahasiswa FKIP Universitas Jambi. Baru saja, Mahasiwa Jurusan Pendidikan Ekonomi ini, terbitkan sebuah buku bertajuk kisah insipiratif.

Ya, buku tersebut berjudul ‘Karsa Renjana’ merupakan novel, yang menceritakan tentang perjalanan hidup seorang pria.

Seperti di katakan Ados pada Dinamikajambi.com, Selasa (20/07/2021). Ia menjelaskan, penerbitan buku tersebut berawal dari, kebiasaannya membaca dan menulis.

“Sebenarnya, inspirasinya bukan dari kisah nyata ya. Buku itu menceritakan, seorang pria bernama Heri. Si Heri tadi, lahir dalam situasi derita, sang Ibu meninggal dunia saat persalinannya,” ungkapnya.

Berpasrah Diri Bukan Pilihan

Atas alur cerita tersebut, Ados menyiratkan sebuah pesan akan semangat perjuangan hidup.

Betapa tidak, dalam novel yang terdaftar di ISBN itu, meski Heri berada dalam situasi tekanan hidup tetap kokoh dalam pendiriannya.

Ditambah lagi, dalam buku itu menceritakan, di masa perkuliahan anak tunggal yang di tinggal mati oleh Ibunya itu, kerap menuai beban psikologis.

“Saat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, jauh dari Ayahnya. Si Heri, banyak sekali rintangan yang harus dia hadapi. Siksaan fisik maupun mental, membuatnya kadang berpasrah dengan keadaan,” jelasnya.

Hingga suatu ketika, ending dari novel yang di terbitkan GuePedia itu, menceritakan kebahagiaannya saat mendapati sang kekasih bak pengganti ibunya.

Namun, apa daya nasib berkata lain, baru saja memulai hidup bersama sang kekasih. Garisan tangannya berkata lain, Tokoh Utama dalam tulisan tersebut di usia muda menghadap Sang Ilahi.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

“Memenuhi keinginan hati tak semudah bibir berkata ‘hati-hati’. Lembah penuh rintangan harus dihadapi sepenuh hati dengan hati – hati. Berpasrah, bukanlah pilihan sekalipun yang di hadapi adalah mati” tutupnya.

Sementara di ketahui, mahasiswa semester 5 ini memulai kiprahnya menulis sejak setahun silam. Pun, tercatat aktif sebagai Ketua Komisariat GMNI Trituntas Universitas Jambi. (Tr01)