Tahun ke-2 serba-serbi Idul Adha tahun 2021di tengah Pandemi Covid-19, membawa kisah tersendiri bagi pedagang Hewan Qurban. Berikut curhatan Pedagang Kambing di Jambi.

Serba-Serbi Idul Adha 2021, Ini Curhatan Pedagang Kambing di Jambi

Berita Bisnis Berita Jambi

BERITA JAMBI – Tahun ke-2 serba-serbi Idul Adha tahun 2021di tengah Pandemi Covid-19, membawa kisah tersendiri bagi pedagang Hewan Qurban. Berikut curhatan Pedagang Kambing di Jambi.

Hari Raya Idul Adha atau Lebaran Haji, umumnya identik dengan menyembelih Hewan Qurban. Namun, tampaknya tahun ke-2 di tengah Pandemi ini. Serba-serbi idul adha tahun 2021 ini, membawa cerita tersendiri bagi Pedagang Kambing di Jambi.

Baca juga : Gubernur Jambi: Tingkatkan Komoditi Unggulan dan Wisata Pantai Sadu

Seperti di katakan Mang Aan, salah satu Pedagang Kambing di kawasan Lorong Pattimura Kota Jambi, saat di temui pada Jum’at (16/07/2021).

Aan mengatakan, tahun kedua Pandemi Covid-19 ini tentunya membawa penurunan omzet. Padahal di tahun sebelumnya, sejak 15 hari menjelang Hari Raya Idul Adha, telah mampu menjual 70 hingga 100 ekor kambing.

“Penjualan turun bang, tahun keduo Corona ni. Biasonyo, 2 minggu sebelum hari raya sudah laku 70 sampai 100 ekor. Sekarang, tengoklah 40 bae sudah Alhamdulillah,” ungkapnya.

Ekonomi Merosot, Masih Ada Orang Baik

Di samping itu, Pria yang sudah 5 tahun memulai bisnis jual beli kambing ini menambahkan, dampak penurunan omzet ini tak hanya dirasakan oleh dirinya saja.

“Bukan sayo bae sih, ado keluargo buka bisnis ini yang lebih besar, kurang jugo penjualannyo. Padahal biasonyo, bolak-balek Lampung jemput kambing,” tambahnya menggunakan bahasa daerah.

Ia juga melihat, hal ini imbas dari merosotnya perekonomian negara di tengah Pandemi Covid-19. Meski perekonomian merosot, di sisi lain Aan turut lega hati. Mengapa demikian?

“Biarpun ekonomi menurun, setidaknyo masih ado orang baik, yang mau berqurban. Memang, yang dulunyo 4 ekor, sekarang 1 ekor.” tutupnya.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Untuk di ketahui, Aan menjual jenis kambing Okada di peroleh dari Lampung. Yang mana, kambing Okada memiliki postur badan berbeda dari kambing biasanya.

Sebagaimana di sampaikan, per ekornya di banderol dengan harga 2,5 juta, hingga 3,5 juta rupiah. (Tr01)