Masa penerimaan atau PPDB online tahun 2021 sudah ditutup, Plt Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Bukri, beri warning oknum yang bermain.

PPDB Online 2021 Telah Ditutup, Disdik Warning Oknum Jika Bermain

Berita Jambi Pendidikan

JAMBI – Masa penerimaan atau PPDB online tahun 2021 sudah ditutup, Plt Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Bukri, beri warning oknum yang bermain.

Hal ini di sampaikan langsung oleh Plt Kadis Pendidikan Provinsi Jambi Bukri, saat di wawancarai awak media usai mengikuti rapat Paripurna di DPRD Provinsi Jambi, Jumat (09/07/2021).

Baca juga : PR Haris-Sani Jadi Gubernur, Tokoh Pemuda Jambi: Jernihkan Sungai Batanghari?

Sebelumnya, mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online, untuk jenjang sekolah SMA/SMK tahun ini berjalan baik.

PPDB Online

Kemudian, untuk PPDB online tahun 2021 ini juga sudah ditutup dan tidak ada lagi penerimaan jalur lain. Secara tidak langsung, Bukri menegaskan bagi siswa yang tidak terjaring, mau tidak mau harus masuk ke sekolah swasta.

“Jadi untuk PPDB kita sudah selesai dan berjalan lebih baik dari tahun lalu, karena memang kita lakukan secara online penuh dan tidak ada lagi penerimaan siswa baru di luar jalur online. Dan Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Ia juga menyampaikan, total pendaftar di Provinsi Jambi sangat luar biasa. Bilangnya ada sekitar 40 ribu, tapi yang di terima hanya bekisar 60 persen, dari total itu yang bisa kita terima di jenjang SMA/SMK Negeri yang ada di Provinsi Jambi.

Selain itu, Bukri menghimbau bagi siswa yang tidak terjaring di PPDB online, agar sekolah di sekolah swasta.

“Untuk yang tidak terjaring di PPDB online satu – satunya jalan ke sekolah swasta. Kita memang sedang memberdayakan sekolah swasta, maka harapan kita sekolah-sekolah swasta lebih baik,” tambahnya.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Di samping itu, Bukri juga menekankan bahwa PPDB online tahun ini harus bersih. Sehingga tidak ada oknum yang bisa bermain.

“Kita sudah dari awal menyampaikan bahwa kita sudah menandatangani perjanjian, dengan seluruh komponen baik dari Polda, Kejati, Inspektorat, Ombudsman. Bahwa PPDB tahun ini bersih, dan kalau masih ada juga sekolah-sekolahnya bermain. Ini kita akan tindak tegas, dan sejauh ini kita lihat masih aman,” pungkasnya. (Nrs)