Cinta segitiga sesame jenis, berujung dengan maut. Betapa tidak, salah satunya cemburu hingga mengadiaya korban, hingga tewas. Mayatnya di bakar, lalu di buang.

Cinta Segitiga Sesama Jenis, Korban Disekap dan Dianiaya Sampai Tewas

Berita Viral Hukrim

VIRAL  – Cinta Segitiga Sesama Jenis, berujung dengan maut. Betapa tidak, salah satunya cemburu hingga mengadiaya korban, hingga tewas. Mayatnya di bakar, lalu di buang.

Awalnya, Cinta Segitiga Sesama Jenis ini berujung panas, saat MA mengetahui kekasihnya berinisial R dekat dengan pria lain. Ia pun dan rekan-rekanya, mengatur siasat.

Baca juga : Diduga Sering Edarkan Sabu, Oknum Guru di Sumatera Utara Dibekuk Polisi

Di ketahui, Latar belakang kematian remaja pria asal Kabupaten Gowa berinisial R (20 tahun) terungkap. Setelah polisi menangkap 8 orang pelaku, Satu masih buron.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengatakan identitas korban yakni seorang lelaki R (20), beralamat di Tamalate No. 3 Kelurahan Kalegowa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Merdisyam mengungkapkan para pelaku berjumlah 9 orang. Yaitu MA (19), DAS (19), FS (16), seorang wanita H (23). Selanjutnya  AP(19), TH(22), AI(17), MAN (16), dan satu orang inisial Dion masih DPO.

Adapun motifnya, kata Merdisyam, karena salah satu pelaku MA cemburu dan sakit hati. Karena korban mempunyai hubungan sesama jenis, dengan lelaki lain.

“Para pelaku ada 9 orang dan berhasil di tangkap 8 orang. Sementara 1 orang masih DPO,” ujar Merdisyam kepada wartawan, Kamis, 17 Juni 2021.

Selanjutnya, Merdisyam juga mengatakan, kronologi terungkapnya kasus ini yaitu pada TKP penjemputan, Senin (7/06) pukul 09.00 Wita.

Kala itu, pelaku MA dan korban R berkomunikasi melalui Facebook.

Pelaku mengajak korban bertemu di Hotel Wisata, Jalan Haji Bau Makassar. Korban setuju dengan syarat, pelaku ijin ke kakak korban. Dengan alasan hendak ke Malino.

Kemudian saksi AI menjemput pelaku, selanjutnya dengan motor menuju rumah korban di Jalan Pallantikang, Gowa. Mereka meminta izin ke Reza, kakak korban untuk di bawa ke Malino.

Dari rumah korban mereka menuju ke Hotel Wisata II, dengan motor, dimana korban di posisi paling belakang. Dalam perjalanan pelaku mengambil HP korban, dan melihat isi percakapan korban di WA dab FB. Dan berakibat pelaku MA cemburu.

Lalu, pelaku, saksi dan korban tiba di TKP Hotel Wisata Jalan Haji Bau Makassar, pukul 21.00 Wita. Namun saksi AI kembali ke tempat kerjanya, pelaku MA, DAS dan korban masuk ke hotel. Dan menuju kamar 405. Rupanya, di sana sudah ada Dion dan 2 orang laki-laki.

Esoknya, Selasa (8/06) pukul 02.00 Wita saat pelaku Dion, bersama 2 orang lelaki temannya tertidur. Korban dan MA melakukan hubungan seksual sesama jenis.

Kemudian Pukul 05.00 Wita, terjadi pengeroyokan terhadap korban oleh pelaku MA, dan rekan- rekannya.

Sekitar pukul 09.00 Wita, korban di bawa pelaku MA, Dion, DAS, ke rumah pelaku  H. Tepatnya di Jalan Sungai Limboto Makassar, dengan taxi online.

Di sana, korban mencoba melarikan diri, dan membuat pelaku MA marah dan menganiaya korban dengan tangan kosong dan ikat pinggang.

Pada hari Kamis 10 Juni 2021, 06 00 Wita. Korban meninggal dunia.

Mengetahui hal tersebut, para pelaku berencana membawa jasad korban ke Sulawesi Tengah. Karena masalah biaya dan jauhnya lokasi, para pelaku memutuskan membuang jasad korban di Camba, Kabupaten Maros.

Pada Jumat tanggal 11 Juni 2021 Pukul 04.00 Wita, dengan menggunakan mobil rental merk Honda Mobilio, para pelaku membawa jasad korban ke Camba.

Sebelumnya, mereka singgah di Alfamidi, membeli 2 botol air 1.500 ML. Botolnya di isi 2 bensin, yang di beli di Moncong Loe.

Berita lain : Terekam CCTV, Diduga 2 Emak-Emak di Jambi Maling Kotak Wakaf Masjid 

Setiba di Kampung Tompo Ladang, Mallawa, Maros, para pelaku menurunkan jasad korban di pinggir jalan dan membakarnya. Para pelaku, kemudian kembali ke rumah H.

Sebelumnya, warga geger dengan penemuan mayat pria terbakar di Kampung Tompo Ladang. Tepatnya, di  Desa Padaelo, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Sulsel.

 

Sumber : Suara.com