Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkupan Pemkab Tanjung Jabung Barat, saat ini masih dalam pantauan Bupati dan wakil Bupati Tanjabbar, dimana langkah yang akan di ambil resuffle pejabat nya. 

Bupati Tanjabbar Bakal Reshuffle Sejumlah Pejabat

Pemerintahan Tanjab Barat

TANJABBAR – Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkupan Pemkab Tanjung Jabung Barat, saat ini masih dalam pantauan Bupati dan wakil Bupati Tanjabbar, dimana langkah yang akan di ambil reshuffle pejabat nya.

Hal tersebut di sampaikan oleh Bupati Anwar Sadat, pada sejumlah awak media, Jum’at (11/06/2021).

Baca juga : Jalan Tol Jambi Hampir Tuntas, Ini Tahapan Pembangunannya

Bupati Tanjabbar ini menyebutkan, bahwa pihaknya memastikan akan ada reshuffle terhadap sejumlah pegawai atau pejabat, di lingkup pemerintahan Kabupaten Tanjabbar.

“Ini akan kita lakukan, berdasarkan hasil evaluasi kinerja selama enam bulan setelah pelantikannya,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, selama lebih kurang empat bulan ini, pihaknya sudah memantau kinerja dari ASN di sejumlah instansi. Menurutnya masih ada waktu, hingga September 2020 mendatang.

“Iya kita tetap mematuhi peraturan menteri dalam negeri, sebelum dan sesudah minimal sampai dengan minggu depan. Juga masih kita akan evaluasi kinerja,” katanya.

Bilang UAS, evaluasi dari kinerja ASN ini juga akan di lihat dari aktifnya ASN, ikut serta dalam penangganan Covid 19.

Selanjutnya, Ia juga akan melihat seperti apa respon dari OPD, dalam menyikapi Zona Merah di Kabupaten Tanjabbar.

“Kita juga melihat bagaimana respon dari OPD yang ada di Tanjabbar, menyikapi zona merah Tanjabbar ini. Kita ingin melihat keaktifan OPD ini, serta jadi bahan evaluasi kita juga.” Tukasnya.

Terhadap hal ini, Ia menegaskan dan memastikan, bahwa akan ada resufle terhadap sejumlah pejabat di lingkup pemerintahan Tanjabbar.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Terkait dengan jumlah OPD yang akan di reshuffle, UAS menyebut masih terus mengevaluasi.

“Iya sesuai aturan di bulan september baru bisa di lakukan,” tutupnya. (hry)