Beredar kabar bahwa, bahan pokok makanan atau sembako bakal dikenakan tarif pajak atau PPN sebesar 12 persen oleh pemerintah. Jika benar, maka petani bakal menjerit.

Sembako Bakal Dikenakan PPN Pemerintah, Apa Saja, Ini Dia Daftarnya

Berita Bisnis Nasional

BERITA NASIONAL – Beredar kabar bahwa, bahan pokok makanan atau sembako bakal dikenakan tarif pajak atau PPN sebesar 12 persen oleh pemerintah. Jika benar, maka petani bakal menjerit.

Ada sekitar 11 macam sembako yang bakal dikenakan pajak atau PPN 12 Persen oleh pemerintah, salah satunya yakni bahan pangan pokok seperti beras dan lainnya. Hal ini pun, jadi momok perbincangan hangat publik saat ini.

Baca juga : Sebelum Di segel, Driver Ojol Sudah Peringatkan McDonalds Jambi

Diketahui, pemerintah berencana akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), atas barang bahan pokok atau sembako dari sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan.

Di lansir dari Bisnis.com, berdasarkan berkas rumusan RUU Ketentuan Umum Perpajakan yang diperoleh, ada tiga opsi tarif untuk pengenaan PPN barang kebutuhan pokok ini.

Pertama, di berlakukan tarif PPN umum yang di usulkan sebesar 12 persen. Kedua, di kenakan tarif rendah, sesuai dengan skema multitarif yakni sebesar 5 persen, yang di legalisasi melalui penerbitan Peraturan Pemerintah.

Ketiga, menggunakan tarif PPN final sebesar 1 persen.

Pemerintah menggarisbawahi, penerapan tarif PPN final menjadi alternatif, untuk memudahkan pengusaha kecil dan menengah. Adapun, batasan omzet pengusaha kena pajak saat ini, sebesar Rp. 4,8 miliar per tahun.

Selain itu, rencana pengenaan PPN terhadap bahan pokok, adalah yang pertama kalinya di lakukan pemerintah.

Dalam Pasal 4A ayat 2 huruf b UU No. 42/2009 tentang Perubahan Ketiga Atas UU No. 8/1983, tentang PPN Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah, pemerintah telah menetapkan 11 bahan pokok yang tidak dikenakan PPN.

Pasal 4A ini, sempat menjadi polemik karena di anggap multitafsir yang dapat membuka peluang pengenaan PPN, terhadap barang bahan pokok di luar 11 jenis barang yang di sebutkan dalam penjelasan UU tersebut.

Atas dasar itu, pada 2016 perwakilan konsumen dan pedagang komoditas pangan pasar tradisional, meminta Mahkamah Konstitusi melakukan uji materi atas penjelasan Pasal 4A ayat (2) huruf b UU No. 42/2009.

Berita lain : Part 2 Video Viral Kakak Adik di Twitter, Link Full Nya Beredar

Pada 2017, MK kemudian mengabulkan permohonan, dengan menegaskan bahwa penjelasan Pasal 4A ayat (2) UU No. 42/2009 bertentangan dengan UUD 1945. Alhasil, dalam putusan No.39/PUU-XIV/2016, MK menyatakan barang kebutuhan pokok adalah barang yang sangat di butuhkan oleh rakyat banyak.

Dengan demikian, barang kebutuhan pokok tidak terbatas pada 11 jenis saja.

Berikut daftar 11 bahan pokok, yang bakal di kenakan PPN 12 persen :

  1. Beras
  2. Gabah
  3. Jagung
  4. Sagu
  5. Kedelai
  6. Garam
  7. Daging
  8. Telur
  9. Susu
  10. Buah-buahan
  11. Sayur-sayuran