Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah jadi sorotan. Usai sidak bupati, Komisi II DPRD Tanjabbar turut menyoroti RSUD Daud Arif Kuala Tungkal.

Komisi II Tanjabbar, Minta Bupati Perbaiki Manajemen RSUD Daud Arif

Berita Jambi Parlemen

TANJABBAR – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung Jabung Barat jadi sorotan. Usai sidak bupati, Komisi II DPRD Tanjabbar turut menyoroti RSUD Daud Arif Kuala Tungkal.

Hal itu disampaikan oleh Dewan Komisi II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Syufrayogi Saiful. Ia meminta Bupati Tanjabbar Anwar Sadat agar memperbaiki manajemen Rumah Sakit Umum Daerah ini.

“Kita meminta agar bupati memperbaiki persoalan di rumah sakit yang saat ini di nilai amburadul.” kata dewan yang akrab di sapa Yogi ini.

Politisi Golkar ini menyingung terkait persoalan oksigen yang ada di rumah sakit. Padahal, menurutnya kebutuhan oksigen sangat penting apalagi di saat pandemi covid 19 saat ini.

Baca Juga : Dengar Oksigen Pasien Habis, Anwar Sadat Sidak ke RS Daud Arif Kuala Tungkal

Baca Juga : Mau Vaksin, Eh Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi Malah Positif Corona

“Sekelas oksigen yang sifatnya prioritas untuk pasien bisa habis,” tegasnya.

Selain masalah oksigen, kata Yogi ada masalah lain yang ada di rumah sakit. Komisi II menyoroti salah satunya intensif tenaga medis yang belum di cairkan di RSUD Daud Arif.

“Soal uang intensif nakes belum dibayar,” sebutnya.

Tidak hanya itu, kata dia pengelolaan keuangan yang juga merugi sebagai bentuk ketidak mampuan manajemen rumah sakit dan harus di koreksi oleh bupati.

“Sudah rugi dalam pengelolaan keuangannya,” pungkasnya.

(Hry)