Baru-baru ini sebuah peristiwa gegerkan publik, di mana 2 anggota DPRD kritis, usai di hantam double stick oleh rekan seterunya berinisial NS.

Geger, Rapat Pansus Ricuh, 2 Anggota DPRD Kritis Usai Dihantam Double Stick

Berita Viral Nasional

BERITA VIRAL – Baru-baru ini sebuah peristiwa gegerkan publik, di mana 2 anggota DPRD kritis, usai di hantam double stick oleh rekan seterunya berinisial NS.

Akibatnya, 2 anggota DPRD yang kritis usai di hantam double stik pun, membawa kasus tersebut ke jalur hokum.

Sebelumnya, kericuhan yang terjadi saat rapat pembentukan Panitia Khusus (Pansus), Laporan Pertanggung Jawaban Bupati (LPJP) 2020, Selasa (4/04/2021).

Baca juga : Sakit Hati dan Berikan Sate Beracun Hingga Tewaskan Bocah SD, Wanita Ini Terancam 20 Penjara

Peristiwa tersebut pun, mengakibatkan seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan kritis. Ini setelah di hantam double stick, oleh rekan seterunya menguak fakta baru.

NS yang di duga sebagai pelaku penganiayaan, turut melaporkan balik korbannya dengan alasan dirinya hanyalah membela diri.

Selain itu, Pihak kepolisian sendiri mengaku bertindak profesional dengan menerima laporan keduanya, namun tetap akan menetapkan tersangka. Ini setelah proses penyelidikan usai di lakukan.

“Saya tidak banyak berkomentar, yang jelas saya hanya membela diri,” kata NS saat meninggalkan Mapolres Takalar pada Selasa (4/5/2021) dini hari.

Kemudian, pihak kepolisian sendiri mengakui terjadi aksi saling lapor antar NS dan Johan Nojeng ,namun tetap akan menetapkan tersangka setelah proses penyelidikan.

“Ada dua laporan  atau saling lapor dan saat ini proses penyelidikannya masih berjalan,” kata AKBP Beny Murjayanto, Kapolres Takalar.

Berita lain : Astaganaga, Warga Grebek Sejoli Wik-wik di Bulan Ramadhan, di Kuburan Lagi

Di lansir dari beritakan Kompas sebelumnya, Johan Nojeng, anggota DPRD Kabupaten Takalar kritis dan harus di larikan ke rumah sakit. Perkara ini usai mendapat penganiayaan menggubakan double stick, oleh NS yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Takalar.

Selain Johan Nojeng, seorang anggota DPRD lainnya, Bakri Sewang juga turut menjadi korban penganiayaan oleh NS.

Sumber : Kompas.com