Hari Buruh atau di kenal May Day jatuh pada hari ini, 1 Mei 2020. May Day, Ketua Organda Jambi angkat bicara terkait nasib pekerja transport. 

May Day, Ketua Organda Jambi Soroti THR Pekerja Transport di Hari Buruh

Berita Jambi

BERITA JAMBI – Hari Buruh atau lebih akrab dengan May Day jatuh pada hari ini, Minggu, 1 Mei 2020. May Day, Ketua Organda Jambi angkat bicara terkait nasib pekerja transport.

Pada momentum hari besarnya buruh ini, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Jambi, Madian Saswadi soroti Tunjangan Hari Raya (THR) Pekerja Transport.

Pada dinamikajambi.com, Madian Saswadi menyampaikan empatinya melihat nasib akan para pekerja transportasi di tengah Pandemi.

Betapa tidak, dengan pemberlakuan kebijakan Pengetatan Mudik Lebaran dari tanggal 22 April hingga 6 Mei mendatang.

Pun, ditambah lagi dengan larangan mudik yang akan serentak di gelar secara Nasional, tak terkecuali Provinsi Jambi. Lantas, hal ini menurut Madian membuat para Pekerja Transportasi menjerit.

“Kita sama-sama mengetahui situasi pandemi saat ini, situasi yang memberatkan. Tentu, sebagai wadah bernaungnya para buruh transport, tetap tegar dalam memberi pelayanan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Masih soal larangan mudik, setidaknya mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi ini sedikit bertanya-tanya. Yang mana, kebijakan ini terkesan plin-plan.

Baca Juga : Viral, Muak Dengan Larangan Mudik, Seorang Supir Pecahkan Kaca Mobilnya

Baca Juga : Soroti Larangan Mudik, Dewan : Jangan Cuma Batasi Masyarakat, Bagaimana WNA

“Kita juga bingung sebenarnya, apakah di larang dari tanggal 22 April atau 6 Mei. Soalnya, sebagian daerah ada yang melarang, ada juga memperbolehkan mudik sebelum tanggal 6 Mei,” tambahnya.

Melihat persoalan itu, Ia berpesan pada pemerintah, agar dapat hadir dan memberi sentuhan bagi buruh transportasi. Apalagi, bilangnya, menghadapi Lebaran sudah barang tentu kebutuhan juga meningkat.

Soroti THR Para Supir

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu Kementerian Tenaga Kerja beri himbauan bagi Perusahaan. Yang mana, himbauan itu mengharuskan menyalurkan THR paling lama 7 hari sebelum hari raya.

Lantas, menanggapi hal itu, Politisi Partai PAN ini sedih melihat pendapatan para Pengusaha dan Pekerja Transport. Bukannya untung malah buntung, begitulah kiasan soal larangan mudik ini.

Akan tetapi, Ia berpesan bagi para Pengusaha Angkutan agar tetap menyalurkan THR. Terlebih May Day, Organda Jambi berharap tunjangan itu berjalan.

“Apapun kondisinya, kita dari Organda berharap kawan-kawan pekerja transportasi tetap di berikan THR, ” tegasnya.

Terakhir, pun dalam waktu dekat pihaknya akan mengecek dan memberi sosialisasi bagi para Pengusaha Angkutan. Hal ini, guna memastikan tersalurnya THR bagi pekerja.

“Kita akan cek nanti apakah di sampaikan THR itu. Terus, juga kita akan persuasif, sosialisasi terlebih dahulu bagi Pengusaha Angkutan. ” tutupnya.

(Tr01)