Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021, tentang Standar Nasional Pendidikan yang kabarnya hapuskan pendidikan Pancasila. Hal ini pun jadi sorotan Ketua Umum Badko HMI Jambi, Iin Habibi yang menilai penghapusan Pancasila ini gagal paham, Selasa (20/04/2021).

Badko HMI Jambi : PP 57/2021 Pendidikan Pancasila Dihapuskan, Pemerintah Gagal Paham

Berita Jambi Pendidikan

BERITA JAMBI – Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021, tentang Standar Nasional Pendidikan yang kabarnya hapuskan pendidikan Pancasila. Hal ini pun jadi sorotan Ketua Umum Badko HMI Jambi, Iin Habibi yang menilai penghapusan Pancasila ini gagal paham, Selasa (20/04/2021).

Iin mengungkapkan, bahwa hal ini menjadi pertanyaan bagi mereka, karena pemerintah telah menghapus Pancasila sebagai pelajaran atau mata kuliah wajib.

Baca juga : Beroperasi Saat Puasa, Polda Jambi Amankan 6 Jukir Liar dan Tuak

Bilang Ketua Umum Badko HMI Jambi ini, bahwa pendidikan Pancasila ini biasanya di sebut bersama dengan mata kuliah terkait dengan pendidikan karakter, moral dan kewarganegaraan termasuk agama.

Untuk itu, jika penghapusan Pendidikan Pancasila ini benar di berlakukan, bisa mengakibatkan generasi muda Indonesia kehilangan rujukan penting. Tentunya tentang hakikat yang baik, dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.

Tak ayal, Ia pun menilai Kebijakan dalam PP 57/2021 terkait Pancasila, itu merefleksikan pengambilan keputusan tanpa informasi lengkap dan tanpa pertimbangan yang mendalam (neither well-informed nor thoughtful).

Selain itu, menurutnya ini juga mencerminkan sikap yang tidak bertanggung jawab terhadap Pancasila, atau dengan kata lain Gagal paham.

“Menghapus pendidikan Pancasila sebagai kurikulum wajib, apalagi hanya Pancasila saja yang di hapus merupakan tindakan yang berbahaya. Karena potensial mengubur Pancasila dalam upaya Pembudayaan Pancasila, melalui jalur Pendidikan Nasional,” ungkapnya.

Secara ideologis, jika agama dan kewarganegaraan adalah penting dan di wajibkan, maka penghapusan Pancasila adalah menghapus landasan sebagai nilai moral. Maka, hal ini akan membahayakan bagi masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Oleh karena itu, Iin mengajak semua elemen masyarakat mendorong pemerintah, untuk segera merevisi peraturan tersebut.

Hal tersebut, karena di anggap akan mengikis rasa Nasionalisme, moralitas berbangsa dan bernegara pada generasi muda di indonesia. (Red)