Rapat Paripurna Internal DPRD Merangin, Senin (5/4/2021) siang resmi pergantian di komisi. Pimpinan DPRD, ketok palu susunan anggota Komisi I, II dan III DPRD Merangin periode 2019-2020.

Yuzan Terpilih Jadi Ketua Komisi II DPRD Merangin, Rumah Sakit Jadi Sasaran

Parlemen

BERITA MERANGIN – DPRD Merangin gelar Rapat Paripurna Internal, Senin (5/4/2021) siang. Rolling komisi menempatkan Yuzan sebagai Ketua Komisi II, siap-siap rumah sakit jadi sasaran.

Ketok palu susunan anggota Komisi I, II dan III DPRD Merangin periode 2019-2020 sempat tertunda. Ini setelah Komisi I dan III belum menentukan ketua, wakil dan sekretaris. Sementara komisi II sudah selesai.

Terpilihnya M Yuzan menjadi Ketua Komisi II DPRD Merangin, Ia merasa antusias untuk membenahi serta memulai program-program yang telah tersusun.

“Jadi untuk kedepannya, kita perhatikan dulu program-programnya. Yang, jelas nanti program yang mesti di lanjutkan. Kemudian kita berusaha untuk berbenah, dari yang baik menjadi yang terbaik,” ujarnya.

Baca Juga : Pergantian Komisi DPRD Merangin, Berikut Susunan Anggota Terbaru

Selanjutnya Ia juga mengatakan, tentang bagaimana proses dalam pemilihan pergantian sususan Komisi DPRD Merangin.

“Tidak melakukan polling. Tapi langsung di tunjuk, karena sudah kesepakatan bersama,” ungkap Yuzan yang didampingi dewan komisi II lainnya.

Kemudian dalam program-program yang telah ada, Yuzan yang merupakan anggota dewan dari Partai Hanura itu mengatakan, akan membenahi terlebih dahulu sebelum di jalankan.

“Banyak sekali hal-hal, serius yang harus di benah. Saat ini, persiapan-persiapannya kita kaji dan kenali dulu programnya. Jadi, sekarang kita belum bisa menentukan kedepannya seperti apa. Sesuai tanggung jawab masing-masing, kita belum bisa menentukan apa yang harus kita benahi,” jelasnya.

Lihat Juga Video : Sapuan Ansori, Mantan Tukang Semir, Duduk di DPRD Provinsi Jambi

Untuk di ketahui, Komisi II sendiri leading sector yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit. Dan Yuzan lebih menekankan pada Rumah Sakit.

“Sasaran kita rumah sakit umum. Karena saya sendiri, merasakan langsung pelayanan rumah sakit,” bilangnya.

Lantaran menjadi pelayanan publik dan menjadi sektor penyedot anggaran, rumah sakit pun musti lebih baik.

“Itu yang mau benahi. Bagaimana rumah sakit pelayanannya prima, pelayanan medis dan lainnya bisa meningkat,” bilangnya. (Adm)