Di ketahui sebelumnya dari situs resmi Mahkamah Konstitusi RI, hasil putusan sengketa Pilgub Jambi di segera di gelar, ini kata salah satu pengamat Politik.

Menanti Hasil Putusan Pilgub Jambi, Ini Kata Pengamat Politik

Berita Politik

BERITA POLITIK – Di ketahui sebelumnya dari situs resmi Mahkamah Konstitusi RI, hasil putusan sengketa Pilgub Jambi di segera di gelar, ini kata salah satu pengamat Politik.

Akan berlangung pada Senin, 22 Maret 2021, putusan MK tersebut ini santer di bicarakan, dan jawaban yang di nantikan oleh masyarakat di Jambi.

Tentunya, dalam menanti hasil putusan Pilgub ini, mendapat tanggapan dari Pengamat Politik Jambi, Hatta Abdi Muhammad.

Baca Juga : Sengketa Pilgub Jambi di MK Diputuskan 22 Maret, CE Atau Haris Jadi Gubernur?

Menurut akademisi lulusan S2 Ilmu Politik Universitas Airlangga ini, putusan MK nantinya adalah jawaban terbaik, yang harus di hormati.

Sebab, sebagai lembaga tertinggi tentu apapun hasilnya telah melalui proses yang penuh pertimbangan.

Hatta mengatakan, persoalan ke depan bukan siapa yang menjadi pemenang. Namun hal terpenting, adalah membangun Jambi kurun waktu 3,5 tahun.

“Dalam waktu 3,5 tahun, bukan waktu yang lama. Bagaimana ke depannya, dalam konteks pembangunan. Kerja-kerja pemerintahan itu, di jalankan dengan optimal,” imbuhnya.

Kecil Potensi Gejolak

Lama berkutat, dan menyaksikan dinamika politik di Pulau Jawa. Direktur Riset Lembaga Kajian PUTIN ini membeberkan, pertarungan politik Pilgub Jambi tak se alot di daerah lainnya.

Sesekali Ia menceritakan Pilgub DKI Jakarta, alotnya pertarungan. Bahkan sengketa yang berujung, putaran ulang.

Akan tetapi, asumsinya berkata Pilgub Jambi tidak semencekam kontestasi di Pulau Jawa.

“Tidak segarang hal yang di bayangkan, tidak ada gejolak yang menyebabkan polarisasi di tengah masyarakat,” bebernya.

Lihat Juga Video : Wisata Danau Sipin, Objek Wisata Gratis di Kota Jambi

Pasalnya, perebutan suara pada Pilgub Jambi telah memiliki konsentrasi atau wilayah masing-masing yang menjadi lumbung. Baginya, ketika putusan telah di tetapkan kecil kemungkinan gesekan di tengah masyarakat.

“Kecil potensi, point pentingnya tiap-tiap elemen masyarakat harus hargai putusan MK,” tutupnya.(Tr01)