Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agus Rizal beberkan syarat untuk mendapatkan bantuan replanting sawit di Provinsi Jambi. Ada alokasi anggaran Rp 500 Milyar. 

Bantuan Replanting Sawit Jambi Dapat Anggaran 500 Milyar, Ini Kriterianya

Berita Jambi

BERITA JAMBI – Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agus Rizal beberkan syarat untuk mendapatkan bantuan replanting sawit di Provinsi Jambi. Ada alokasi anggaran Rp 500 Milyar.

Program peremajaan Kelapa Sawit oleh Pemerintah ini terdapat di Sumatera Utara, Riau, Kalsel serta Jambi. Sementara di Jambi ini. Agus bilang saat di sambangi DinamikaJambi.com, Senin (15/03/2021) program ini guna mengenjot produksi sawit.

Ia mengatakan bahwa, untuk di Provinsi Jambi di tahun 2021 terdapat 8 kabupaten. Targetnya ada 18 ribu hektar lahan, untuk di lakukan peremajaan.

“Gak ada prioritas, daerah mana dan dapat berapa. Semuanya sudah ada targetnya masing-masing,” ujarnya.

Untuk cara mendapatkan dana peremajaan Kelapa sawit ini, terdapat 3 langkah. Yakni pertama tanaman umur harus di atas 25 tahun, atau bisa juga di atas 7 tahun yang produksinya rendah. Untuk jumlah di bawah 10 ton per hektar pertahun.

Baca Juga : Ingin Dapat Harga Sawit Maksimal, Ini Saran Pemerintah Untuk Petani di Jambi

Kemudian, yang kedua bagi yang memiliki lahan hanya mendapatkan sebulan 400 sampai 500 kg satu hektarnya.

Selanjutnya yang ketiga, baru tanam 2 tahun dan bibitnya jelek tidak ada sertifikatnya. Dan sudah 5 tahun tak berbuah.

Syarat Dapat Alokasi Peremajaan Kelapa Sawit

“Yang mendapakannya itu, harus kelompok tani minimal 50 hektar. 1 KK maksimal 4 hektar,” bilang Agus.

Ia juga menyampaikan, program tersebut di khususkan untuk gabungan kelompok Tani, Koperasi atau Lembaga Ekonomi Petani lain.

Baca Juga : Ribuan Hektar Lahan Kelapa Dalam di Tanjabbar Perlu Peremajaan

“Gak ada batas usia, kalo mau bikin kelompok baru boleh, nanti kita daftarkan. Yang penting tadi 50 hektar, maksimal radiusnya 10 Km. Tidak boleh lebih, nanti payah pergerakan alat beratnya,” bebernya.

Sementara itu, bantuan replanting sawit yang di berikan oleh pemerintah ini di Jambi adalah berupa uang Rp 30 juta per hektar.

“Tapi ada Rencana Anggaran Biaya (RAB). Di situ ada peruntukannya banyak, bisa beli bibit sertifikat, biaya tanam, dan pestisida. Yang buat anggaran itu kelompok, harus di siapkan. Ada standarnya juga,” jelas Agus.

Tujuan dari Peremajaan Kelapa Sawit ini, untuk mencapai produksi dan produktivitas tanaman. Karena di Provinsi Jambi termasuk rendah dan harus di tingkatkan.

Lihat Video : Jalan Kaki, Bupati Masnah Tinjau TMMD Ke 110 di Kumpe Ulu

“Alokasi anggaran sekitar 500 Milyar. Target di berikan pada Jambi, tapi tergantung pada petani juga yang mengajukan. Kesempatan ini, kemungkinan cuma sampai 2024,” tutupnya.

Dalam program ini, kendala terdapat pada petani yang masih menunggu untuk replanting. Misalnya saat harga sawit yang kini terbilang tinggi.

(Red)