Memasuki tahun 2022 mendatang, Pemkab Sarolangun sudah canangkan program nya, salah satunya yakni dengan usung 5 prioritas pembangunan.

Tahun 2022, Pemkab Sarolangun Akan Usung 5 Prioritas Pembangunan

Pemerintahan Sarolangun

BERITA SAROLANGUN – Memasuki tahun 2022 mendatang, Pemkab Sarolangun sudah canangkan program nya, salah satunya yakni dengan usung 5 prioritas pembangunan.

Sebelumnya di ketahui, mengacu pada sistem perencanaan pembangunan Nasional. Maka RKPD tahun 2022, di haruskan merujuk pada dokumen perencanaan RPJP dan RPJM Nasional pula.

Baca juga : Peduli Korban Kebakaran di Tanjabbar, Mahasiswa Politeknik Jambi Lakukan Aksi Sosial

RPJP dan RKPD Provinsi Jambi tahun 2022, terutama di lihat dari keterkaitan prioritas pembangunan, serta kebijakan dan arah pembangunan yang akan di laksanakan tahun 2022 mendatang.

Oleh karena itu, Pemkab Sarolangun pun akan usung 5 Prioritas Pembangunan daerah nantinya.

Pembangunan tersebut meliputi :

  1. Meningkatkan perekonomian Daerah, dan masyarakat berbasis potensi lokal.
  2. Kedua Meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur pelayanan umum.
  3. Meningkatkan tata kelola Pemerintahan, responsif gender dan pelayanan publik.
  4. Keempat, Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan penguatan nilai-nilai agama, serta sosial budaya.
  5. Pengelolaan Sumber daya alam yang optimal dan berkelanjutan.

Hal ini sesuai dengan yang di sampaikan Bupati H Cek Endra, melalui Wakil Bupati H Hilal Latil Badri saat membuka Forum Konsultasi Publik, yang di selenggarakan di aula Bappeda Sarolangun, Senin (22/02/2021) pagi.

“Kelima prioritas pembangunan, merupakan fokus utama pembangunan kita pada tahun 2022 mendatang. Selain itu, ini juga merupakan periode terakhir, dari RPJMD Kabupaten Sarolangun tahun 2017-2022,” katanya.

Untuk mencapai tujuan pembangunan daerah, di samping Alokasi dana melalui APBD, juga sesuai apa yang telah di sampaikan oleh Bupati beberapa hari yang lalu saat menghadiri LKPJ OPD.

Kemudian, Wabup kembali menekankan pemanfaatan dana desa dan P2DK, dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Dengan Alokasi dana yang tersedia pada APBDes, saya harapkan di gunakan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui kegiatan ekonomi produktif. Sehingga dapat mendorong masyarakat kita keluar dari kantong-kantong kemiskinan, yang terjadi permasalahan selama ini,” bebernya.

Menurutnya, kegiatan Forum Konsultasi Publik yang di selenggarakan itu, memiliki makna yang strategis.

Menurut Wakil Bupati

Bilangnya, hal ini karena dalam forum itu terdapat kebersamaan dalam mengembangkan pemikiran, untuk memberikan masukan tentang program dan kegiatan pembangunan prioritas Pemkab Sarolangun. Tentunya yang akan di laksanakan dalam satu tahun kedepan.

“Pada intinya dalam proses penyusunan RKPD tahun 2022. Saya meminta kepada semua pimpinan dan aparatur di setiap OPD, serta seluruh stakeholder untuk berpikiran terbuka untuk pembangunan Kabupaten Sarolangun. Memiliki visi kedepan terintegratif dan inovatif,” imbuhnya.

Kendati demikian, RKPD harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Untuk itu, di harapkan penyelenggara pembangunan pada tahun 2022, lebih terarah terukur dan akuntabel.

Bukan cuma itu, di harapkan juga dapat menjawab isu-isu yang strategis yang ada, sehingga bersifat Quick win atau menyentuh dengan masyarakat secara langsung. (Ajk)