Sering gelar kegiatan galang dana atau aksi peduli, saat ada musibah bencana alam di negeri ini, Mahasiswi Politeknik Jambi akui empati masyarakat Jambi masih tinggi.

Sering Gelar Aksi Peduli, Mahasiswi Ini Akui Empati Masyarakat Jambi

Berita Jambi Pendidikan

BERITA JAMBI – Sering gelar kegiatan galang dana atau aksi peduli, saat ada musibah bencana alam di negeri ini, Mahasiswi Politeknik Jambi akui empati masyarakat Jambi masih tinggi.

Hal ini di sampaikan, Bendahara BEM Politeknik Jambi, Alda Fitrisia saat di temui Dinamikajambi.com di kawasan simpang IV Kota Baru Jambi, Senin (22/10/2021).

Baca juga : Peduli Masyarakat Dampak Corona, DPC PDIP Tanjabbar Bagi Sembako

Sebelumnya di ketahui, BEM Politeknik Jambi melakukan Galang dana di beberapa titik di Kota Jambi, untuk membantu korban musibah kebakaran di Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) baru-baru ini.

“Ini hari pertama kami Galang dana. Ada 3 titik yang kami lakukan, di Simpang IV BI Telanaipura, Thehok dan di sini,” katanya di sela-sela Galang dana di Simpang IV kota baru.

Ia juga mengatakan, kegiatan aksi peduli korban kebakaran di Tungkal tersebut, akan di lakukan selam 3 hari kedepan. Terkahir baru di serahkan langsung ke lokasi kejadian.

“Selama 3 hari sampai Rabu besok, dengan target Rp 40 juta. Nanti akan kita serahkan langsung ke Tungkal, pada korban yang terkena musibah kebakaran tersebut,” jelasnya.

Di samping itu, Mahasiswa dan BEM Politeknik Jambi, juga bukan cuma kali ini melakukan kegiatan aksi peduli di kota Jambi ini. Bahkan, hampir setiap ada kejadian bencana mereka selalu gelar aksi Galang dana.

Nah, saat di singgung bagaimana simpati dan empati masyarakat, saat mereka melakukan aksi peduli di tiap titik yang ada di kota Jambi ini?

Bendahara BEM Politeknik Jambi itu pun mengakui, bahwa selama mereka melaksanakan kegiatan galang dana tersebut tingkat respon masyarakat masih tinggi.

Bilangnya, dari setiap kegiatan yang mereka lakukan, lebih banyak masyarakat yang menyumbang, di bandingkan tidaknya.

“Alhamdulillah Empati masyarakat di Jambi ini masih tinggi, banyak yang ngasih dari tidak. Walaupun cuma seribu dua ribu, setidaknya mereka ikut membantu beban masyarakat yang terkena musibah. Kadang sehari itu bisa Rp 4 juta,” ungkapnya.

Paling Banyak Kendaraan Roda Dua

Pun demikian, Ia mengakui yang paling banyak menyumbang, itu kendaraan roda dua, di bandingkan roda empat. Bahkan, tidak sedikit juga ojol yang memberi sumbangan.

“Paling banyak kendaraan roda dua, roda ada, tidak sebagian. Ojol juga sering ngasih,” imbuhnya.

Walaupun demikian, banyak juga mereka temui kendaraan roda empat yang meminta nomor rekening, untuk ikut memberikan bantuan.

“Kadang ada juga yang nanya no kontak, atau no rekening untuk menyumbang. Selain itu ada juga yang ngasih bantuan pakaian,” bebernya.

Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin

Untuk itu, mahasiswi cantik yang mengenakan pakaian putih almamater biru muda ini, berharap kedepan lebih banyak lagi masyarakat yang peduli terhadap sesama. Apalagi, mereka yang membutuhkan uluran tangan dari semua pihak.

“Kepada bapak-bapak, ibu-ibu, Abang-abang dan teman-teman semua, mari kita sama-sama bahu membahu dalam membantu saudara kita yang butuh uluran tangan kita. Kalau bukan kita siapa lagi, walau cuma seribu dua ribu, itu sangat bermanfaat bagi mereka,” tukasnya. (Nrs)