Ingin menikmati masa tua di rumah, Pasutri di Jambi ini buka usaha serabi, di kawasan Komplek Sunan Giri Nomor 62, Kota Jambi.

Nikmati Masa Tua di Rumah, Pasutri di Jambi Ini Buka Usaha Serabi

Berita Bisnis Berita Jambi

BERITA BISNIS – Ingin menikmati masa tua di rumah, Pasutri di Jambi ini buka usaha serabi, di kawasan Komplek Sunan Giri Nomor 62, Kota Jambi.

Sebelumnya, di ketahui, Muhammad Fadli (64) tahun, membuat usaha serabi untuk menikmati masa tuanya dan istrinya di rumah.

Baca juga : Pernah Di gaji 450 Ribu, Begini Perjalanan Hidup Maria Anggota DPRD 3 Periode Kota Jambi

Fadli menjelaskan bahwa usaha serabi nya tersebut, berbeda dengan yang di jual pada umumnya. Di mana, biasanya di berikan dengan balutan gula kelapa, tapi usaha Serabi Pasutri di Jambi ini berkuah durian.

“Buat pondok serabi ini, khusus untuk istri saya. Maka saya beri nama Serabi kuah duren umi yeni,” ujarnya, Sabtu (20/02/2021).

Sambungannya, bahwa istrinya telah pensiun pada bulan Februari tahun 2021 ini.

Untuk itu, mengingat usianya yang mulai lanjut, Ia inginkan menikmati masa tuanya dan istri, dengan berkumpul bersama-sama di rumahnya.

“Baru pensiun bulan ini, jadi Datuk mau, kami ni di rumah be lagi samo-samo, dak usahlah lagi keluar kesana-kemari cari penghasilan, sudah capek. Ya cukup dari gaji pensiunan dan serabi ini be jadilah, yang penting biso sama-sama di rumah menikmati hari tua,” ungkapnya.

Bernuansa Kekinian

Bilangnya, serabi miliknya ini adalah bernuansa kan kekinian dan dengan varian yang berbeda-beda.

“Serabi kita beda, biasakan orang kuahnya gula merah, kita tidak. Kita kuah duren, tapi juga bisa di berikan toping lainnya. Kayak telur mata sapi,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa usaha kuliner Serabi tersebut, langka dan dan susah di temukan lagi sekarang ini.

“Tepung terigu, tepung beras, telur. Di tambah kuah duren, di sesuaikan lah untuk nuansa kekinian. Kemudian kami membuatnya pakai tembikar, memasaknya pakai gas,” bebernya.

Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin

Tak hanya itu saja, Ia juga menjelaskan bahwa Pondok serabi Kuah Duren Umi Yeni miliknya itu, telah berdiri sejak tahun 2018 lalu dan telah memiliki konsumen tetap.

“Konsumen ada lah yang tetap. Kadang ada juga yang pesan lewat Gojek atau Grab. Selain itu, kami juga menerima pesanan untuk acara,” tukasnya. (Tr06)