Jagat maya kembali di gegerkan dengan peristiwa pemeerkosaan terhadap seorang gadis, yang digarap oleh 4 pria sekaligus dalam sebuah mobil. Mengejutkan, ada rompi dan tulisan polisi di bangku belakang mobil tersebut.

Seorang Gadis Nekat Bunuh Diri Usai Digarap 4 Pria, Diduga Libatkan Oknum Polisi

Berita Viral Nasional

BERITA VIRAL – Jagat maya kembali di gegerkan dengan peristiwa pemerkosaan terhadap seorang gadis, yang digarap oleh 4 pria sekaligus dalam sebuah mobil. Mengejutkan, ada rompi dan tulisan polisi di bangku belakang mobil tersebut.

Tak ayal, peristiwa seorang gadis yang digarap 4 pria ini pun heboh di media sosial. Apalagi, remaja ini di kabar bunuh diri usai kejadian itu.

Sebelumnya, media sosial di hebohkan dengan potongan video satu remaja perempuan yang di gerayangi empat remaja laki-laki di dalam mobil.

Baca juga : Alamak, Perumahan di Jaluko Diduga Serobot Lahan Pondok Pesantren?

Video itu sendiri berdurasi satu menit 13 detik.

Seorang pelaku yang duduk di bangku belakang, terlihat berusaha membuka pakaian korban dengan paksa.

Sedangkan korban seperti tengah dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Selain itu, korban sendiri tampak berkali-kali meronta, tapi tak di gubris oleh para pelaku.

Dalam tangkapan layar yang banyak di unggah kembali di medi sosial itu, di sebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di Gorontalo.

“Kejadian di Gorontalo,” demikian tulisan dalam tangkapan layar unggahan tersebut di lansir dari Pojokstu.id.

Di sebutkan pula, bahwa remaja perempuan itu di cekoki minuman terlebih dahulu.

“Sehingga terjadi pemerkosaan kepada korban,” sambung unggahan itu.

Yang cukup mengejutkan adalah, di dalam mobil tersebut terlihat rompi bertuliskan ‘Polisi’ di bangku belakang.

Video itu sendiri di rekam seseorang, yang duduk di bangku penumpang depan.

“Di dalam mobil tersebut ada oknum anggota beserta rompi yang tertulis polisi,” lanjut tulisan pada unggahan itu.

Yang tak kalah mengejutkan, di sebutkan juga bahwa korban bunuh diri, usai menjadi korban tindak pidana asusila tersebut.

“Setelah kejadian ini korban langsung bunuh diri (gantung diri),” demikian tulisan tersebut.

Sayangnya, tidak di sebutkan di mana tepatnya lokasi peristiwa miris itu terjadi dan kapan.

Ada Keterlibatan Polisi? Ini Keterangan Humas Polda

Sementara itu, di lansir dari Okezone.com Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Wahyu Tri Cahyono, membenarkan ada keterlibatan oknum polisi dalam video tak senonoh yang beredar itu.

Bilangnya, oknum polisi tersebut bertugas di Polres Boalemo. Namun, dia bukan sebagai pelaku perbuatan tidak senonoh, melainkan perekam video aksi cabul.

“Jadi di perjelas di situ yang pelaku tidak senonoh bukan polisi. Itu bukan anggota polisi. Akana tetapi sekelompok remaja yang sedang dalam pengaruh miras kemudian berbuat asusila di dalam mobil, yang kemudian di videokan oknum polisi tersebut. Namun dia juga salah, bukan melerai menegur malah mem-videokan,” ujar Wahyu kepada MNC Media Portal Indonesia, Minggu (24/1/2021).

Peristiwa dalam video tersebut kata Wahyu, terjadi dekat sebuah kafe di Pentadio, wilayah Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo pada awal Desember 2020. Namun rekamannya baru viral dan tersebar.

SedangkanoOknum polisi yang merekam video saat ini sedang dalam pemeriksaan karena desersi, meninggalkan tugas atau dinasnya selama satu bulan.

“Status oknum polisi di sini dia sedang dalam proses pemeriksaan karena desersi, meninggalkan tugas selama hampir satu bulan,” katanya.

Bahkan menurutnya, oknum polisi perekam video cabul tersebut kini terancam di pecat dari Polri.

“Dari kesalahan desersi satu bulan saja di PP Nomor 1 Tahun 2003, itu sanksinya bisa PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat). Apalagi di tambah dia merekam video terhadap perbuatan asusila, kena pidana juga,” tuturnya.

Sumber : Pojoksatu.id dan Okezone.com