Pasang surut sebuah merupakan hal biasa. Ini juga di rasakan oleh komunitas otomotif Yakuza yang mana di dominasi oleh kaula muda Jambi ini,

Dibentengi Rasa Solidaritas, Ini Rahasia Komunitas Otomotif Yakuza Jambi Masih Eksis

Berita Jambi

BERITA JAMBI – Pasang surut sebuah komunitas merupakan hal yang biasa, tergantung lagi bagaimana cara mereka mempertahankannya. Salah satunya komunitas otomotif mobil Yakuza di Jambi yang sempat mau vakum, namun masih eksis meski di terpa berbagai persoalan.

Hal ini di sampaikan oleh Bimo, Ketua dari komunitas otomotif Yakuza Jambi saat di konfirmasi Dinamikajambi.com, pada Minggu (24/01/2021).

Ia mengatakan bahwa komunitas yang mayoritas anggotanya adalah anak muda Jambi ini sempat mau vakum, karena beberapa anggotanya ada yang mulai malas, dengan latar belakang yang berbeda-beda.

“Pernah kami Kopdar itu hanya 3 mobil, paling banyak 5 mobil, di situ anggota sudah mulai malas Kopdar (Kopi Darat),” ujarnya.

Meski di terpa berbagai persoalan yang pelik sampai teramcam pecah, namun jiwa solidaritas antar anggota bagai angin segar dalam komunitas ini, hingga akhirnya bertahan dan tetap solit sampai 10 tahun sejak di bentuk.

Baca juga : Masih Solid di Usia 18 Tahun, Ini Sejarah Komunitas TKCI Jambi

“Tapi itulah, namanya keluarga kan saling membantu. Tak ada anggota satupun yang hilang saat Yakuza lagi dalam keadaan terpuruk,” sambungnya.

Di sisi lain, komunitas ini juga di bentuk dan berdiri dengan legalitas yang jelas. Mereka yang sudah berdiri selama 10 tahun ini, sudah mengantongi izin sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Jadi, meski dulunya pernah di hadapkan dengan persoalan, ternyata komitas Yakuza Jambi ini bukan kaleng-kaleng.  Selain solid dan eksis, mereka juga mengantongi izin.

Lihat Lainnya : Double W, Tempatnya Bernaung Komunitas Pecinta Hewan

“Untuk izin, kita sudah ada dan pasti. Karena kita mendirikan sebuah komunitas kan tidak bisa langsung jadi,” tegasnya.

Telah Menoreh Prestasi Gemilang

Selanjutnya, masih di jelaskan Bimo, bahwa pada tahun ini Yakuza akan bertanding di Kabupaten Bungo, dengan membawa nama Kota Jambi dalam ajang balap drag.

Sementara itu, Faldino, salah satu pilar pendiri dari komunitas ini bahwa, Yakuza sendiri telah memiliki torehan prestasi yang cukup gemilang.

Baca Lainnya : Viral, Pemilik Kebun Potong Kaki Pencuri Kelapa Sawit di Bangko, Riau

“Untuk ajang kontes modifikasi, kita tak pernah lepas dari 4 besar. Begitu pula untuk, ajang balap,” bebernyanya.

Selain di ajang otomotif, Yakuza juga turut serta dalam berbagai kompetisi. Seperti, E-Sport, Futsal dan sebagainya.

Untuk di ketahui, Komunitas ini terbentuk dari gabungan 2 klub mobil yang tak mau di sebutkan namanya. Di mana, saat itu mereka tengah menonton sebuah film produksi negara Jepang dan tercetus untuk membuat sebuah komunitas otomotif bernama Yakuza.

“Sebenarnya, kita cuma iseng buat nama Yakuza ini. Namun, lantaran satu hobi, makanya bisa bertahan sampai sekarang,” paparnya.

Bilangnya, total anggota Komunitas yang di dominasi oleh kaum milenial ini berjumlah 38 orang. Hal ini Terlepas dari anggota yang non-aktif.

Lihat Video : Bupati dan Kapolres Panen Ikan di Desa Keranggan, Kecamatan Sekernan

Selanjutnya, Ketua komunitas yang memiliki motto ‘Di situlah Yakuza Di situlah Keluarga’ ini menjelaskan bahwa semua jenis mobil bisa bergabung di Yakuza.

“Tidak perlu mobil yang modifikasi, mobil standar pun bisa ikut bergabung. Asalkan memiliki jiwa solidaritas yang tinggi, loyal, dan royal,” tukasnya. (Adm)