Entah apa yang merasuki pria yang, yang kesal terus di desak ceraikan istrinya orang metua, pria ini nekat habisi nyawa mertuanya. Tak ayal, hal ini sontak gegerkan publik.

Disuruh Ceraikan Istri, Pria Ini Habisi Nyawa Mertuanya

Berita Viral Nasional

BERITA NASIONAL – Entah apa yang merasuki pria ini, kesal terus di desak ceraikan istri oleh mertua, Ia nekat habisi nyawa mertuanya. Tak ayal, hal ini sontak gegerkan publik.

Betapa tidak, selama ini ia selalu sabar dengan sikap mertuanya itu. Namun, lama kelamaan, tampaknya pria ini mulai kesal.

Sikap mertua yang kerap menyuruhkan ceraikan istri sah nya itu, akhirnya menimbulkan rasa kesal di hatinya, sehingga tanpa pikirkan panjang ia pun habisi nyawa mertuanya tersebut.

Baca juga : Sering Diremehkan Karena Punya Barang Loyo, Pria Ini Ceraikan Istrinya

Seperti yang di lansir dari KOMPAS.com, seorang menantu di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, bernama Herman Stepan (24), nekat membunuh mertuanya sendiri, Icih Utarsih (48).

Korban tewas setelah di hantam, pelaku dengan kayu serta di jerat dengan tali rafia.

Jasad korban pertama kali di temukan dua orang saksi yakni AS, dan RK. Oleh warga kejadian itu kemudian di laporkan ke polisi.

Polisi yang mendapat laporan itu langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah melakukan serangkain penyelidikan dan penyidikan, polisi akhirnya berhasil menangkap Herman di persembunyiannya di Basecamp Perkebunan Kelapa Sawit, Desa Terata Air Hitam, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 18.20 WIB.

“Saat di introgasi, tersangka mengakui perbuatannya bahwa telah membunuh mertuanya sendiri,” kata Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy saat gelar perkara, Selasa (12/1/2021).

Dari hasil pemeriksaan yang di lakukan polisi terhadap pelaku, motif pembunuhan itu kesal karena selalu di desak oleh korban untuk menceraikan istrinya.

Kronologi kejadian

Karena kesal, pelaku kemudian berencana melakukan aksi pembunuhan terhadap mertuanya yang sedang sendirian di rumah.

Korban tewas setelah di pukul pelaku dengan menggunakan kayu dan di jerat dengan tali rafia.

Usai membunuh korban, pelaku kemudian langsung kabur.

Kata Efrannedy, jasadnya di temukan oleh dua saksi AS, dan RK. Saat itu, mereka curiga karena korban tak kunjung keluar rumah.

“Kedua saksi ini awalnya mengintip dari jendela dan melihat korban dalam keadaan telungkup di lantai dapur rumah korban,” ujarnya.

Buron tiga bulan

Setelah sempat buron selama tiga bulan, pelaku akhirnya berhasil di tangkap jajaran Satreskrim Polres Musi Rawas. Dalam pelariannya, tersangka selalu bersembunyi dan berpindah tempat untuk menghindari kejaran petugas. Atas perbuatannya, Herman di jerat Pasal 338 dan 340 KUHP tentang penganiayaan dengan pembunuhan dengan ancaman penjara 20 tahun.

 

Sumber : Kompas.com