Kali ini, lantaran diiming-imingi sembuh dari penyakitnya, seorang gadis rela kehilangan keperawanannya di tangan dukun cabul.

Demi Sembuh, Gadis Ini Rela Kehilangan Keperawanannya di Tangan Dukun Cabul

Berita Viral Nasional

BERITA VIRAL – Lagi-lagi kasus asusila terjadi. Kali ini, lantaran diiming-imingi sembuh dari penyakitnya, seorang gadis rela kehilangan keperawanannya di tangan dukun cabul.

Tak hanya kehilangan keperawanannya yang di renggut dukun cabul tersebut, gadis ini juga tertipu banyak uang. Lantaran, telah memilih pengobatan tersebut.

Menyadur dari Detik.com, korban menurut ketika di ajak ibunya pergi ke pengobatan alternatif di Blitar. Yang di tuju adalah rumah seorang dukun alternatif bernama Nur Huda, di Kademangan, Blitar.

Ketika awal datang, sang dukun mengatakan jika korban yang berusia 17 tahun menderita Mioma.

Pelaku mengatakan kepada korban jika ingin segera sembuh harus di obati dengan di pijit kaki sampai pinggang, dan terakhir di perut. Di tambah minum ramuan yang bisa dibawa pulang.

Selanjutnya, pelaku pun memberikan beberapa ramuan dan mereka berjanji meneruskan pengobatan alternatif ini pada Sabtu (14/11).

Baca Juga : Gila, Seorang Kiai Cabuli Santriwati di Ponpes Selama 4 Tahun

Namun, gadis berusia 17 tahun tersebut  di minta datang sendiri tepat pukul 11.00 WIB. Hal ini, agar ritual pengobatan bisa lancar dan manjur.

“Pengobatan ini tersangka meminta bayar awal Rp 3 juta. Begitu korban datang, Nur Huda minta naik ke atas tempat tidur dan melepas semua bajunya. Korban menurut karena ingin sembuh,” tutur Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela dalam rilis di Mapolres Talun, Rabu (13/1/2021).

Alih-Alih Memijit, Pelaku Langsung Setubuhi Korban

Begitu korban sudah dalam posisi siap di pijit syaraf, lanjut Leo, pelaku bukannya memijit. Tetapi, langsung menyetubuhinya.

Setelah puas menyetubuhi gadis tersebut, korban di suruh minum 1 botol minuman bersoda dan ramuan berisi parutan nanas muda dicampur tiga buah ragi.

Setelah itu korban di suruh menginap dan keesokkan harinya sekira jam 06.00 WIB, korban berpamitan untuk pulang.

Lihat Lainnya : Diiming-Imingi Kado Ultah, Bocah 6 Tahun Digasak Satpam SPBU di Jambi

Tersangka kemudian memberikan empat plastik, masing-masing ¼ kg berisi multivitamin mangga dan anggur. Dengan anjuran pakai, untuk diminum 1 hari 2 kali.

“Jadi ramuan itu kata tersangka dosisnya pagi hari agar di minum multivitamin mangga 1 sendok di campur 1 gelas air putih. Dan sore hari, 1 sendok di campur satu gelas air putih untuk diminum selama 20 hari,” beber Leo.

Begitu korban pulang, tersangka menelepon ibu korban untuk meminta tambahan bayaran sebanyak Rp 1,5 juta. Alasannya, akan di pakai untuk membayar USG dan rontgen.

Si ibu mendadak curiga dengan permintaan itu. Di dorong perasaan kuat akan kondisi putrinya, si ibu menanyakan bagaimana proses pemijatan tadi di lakukan.

Lihat juga : Astaga, Seorang Ayah Tega Gasak Anak Kandungnya Selama 6 Tahun

“Putrinya menjawab, kalau dia di gauli oleh sang dukun. Sontak ibunya sangat terkejut dan melaporkan kejadian ini ke polisi,” imbuhnya.

Pada 12 Januari 2021 sekitar pukul 11.00 WIB, polisi mengamankan Nur Huda di rumahnya. Dari hasil introgasi terhadap tersangka, pelaku mengakui telah melakukan kejahatan.

Polisi menjeratnya dengan Pasal 81 Ayat 2 Undang-Undang RI No. 17 tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang No. 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara