Nasib malang tak dapat di elak oleh bocah 13 tahun ini, yang ketika di suruh untuk membeli pulsa oleh ibunya, ia malah digasak pria beristri di kebun sawit.

Hendak Beli Pulsa, Bocah 13 tahun Digasak Pria Beristri di Kebun Sawit

Berita Viral Hukrim Nasional

BERITA VIRAL – Nasib malang tak dapat di elak oleh bocah 13 tahun ini. Di mana, yang ketika di suruh untuk membeli pulsa oleh ibunya, bocah ini digasak pria beristri di kebun sawit.

Di mana awalnya, ia di suruh keluar oleh ibunya untuk beli pulsa. Namun, di tengah perjalanan, na’asnya saat di kebun sawit bocah malang ini digasak oleh pria beristri.

Beruntungnya, dalam peristiwa tersebut ia tak sampai di setubuhi.

Seperti yang di lansir dari KOMPAS.com, DS (33), warga Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pria beristri yang mencabuli bocah 13 tahun berinisial VN terancam 15 tahun penjara.

Baca Juga : Maling 3 Loyang Martabak, Pria di Jambi Diamankan Warga

“Kami sangkakan pasal perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara,” kata Kabag Humas Polres Nunukan AKP Muhammad Karyadi melalui sambungan telepon, Senin (4/1/2021).

Di ceritakan Karyadi, aksi pencabulan yang di lakukan pelaku terjadi pada Rabu (30/12/2020) malam di tengah kebun sawit.

Kronologi Kejadian

Kejadian berawal saat korban di suruh ibunya membeli pulsa ponsel di warung pelaku bersama adiknya. Namun, setelah membeli pulsa hanya adik korban yang pulang. Melihat itu, orangtua korban pun datang ke rumah pelaku untuk menanyakan keberadaan anaknya. Saat di tunggu sampai pukul 03.00 Wita di rumahnya, pelaku tak kunjung pulang.

Bahkan sambungnya, saat kedua orangtua korban datang lagi sekitar pukul 05.00 Wita. Kemudian, DS pun juga belum ada di rumah, istrinya pun tidak tahu keberadaan suaminya. Setelah kejadian itu, DS tidak pernah pulang ke rumahnya.

“Korban di antarkan pulang oleh keluarga tersangka,” ujarnya.

Kata Karyadi, dari pengakuan korban, saat malam kejadian tersebut, ia di bawa pelaku ke perkebunan sawit. Saat berada di tengah kebun sawit, DS mencabulinya.

“Dari pengakuan korban, ia mendapat perlakuan mesum, tapi tidak sampai terjadi semacam hubungan suami istri,” ungkapnya.

Tak terima dengan kejadian tersebut, keluarga korban kemudian melaporkan DS ke polisi. Sehingga pelaku di tangkap, pada Senin.

“Tersangka kami jemput di rumah orangtuanya di desa lain,” katanya.

Lihat Juga Video : Jelang Tahun Baru, Gugus Tugas Sisir Cafe di Kota Jambi

Saat di tangkap polisi, kata Karyadi, DS berdalih jika ia berpacaran dengan korban.

“Tersangka ngakunya pacaran dengan korban, padahal dia sudah ada istri. Sementara korban mengaku, tidak pernah ada hubungan apa-apa. Analisa kami itu hanya alibi tersangka saja, untuk meringankan hukuman,” ujarnya.

Sumber : KOMPAS.com