Entah apa yang merasuki pria ini,yang tega cabuli hingga hamili anak kandung nya 2 kali. Mirisnya, usai memuaskan nafsu bejatnya tersebut, sang ayah main pukul agar anak yang ada di kandungan bocah malang itu keguguran, Senin (15/12/2020).

Bejat, Hamili Anak Kandung 2 Kali, Pria Ini Main Pukul Agar Keguguran

Berita Viral Hukrim Nasional

BERITA VIRAL – Entah apa yang merasuki pria ini,yang tega cabuli hingga hamili anak kandung nya 2 kali. Mirisnya, usai memuaskan nafsu bejatnya tersebut, sang ayah main pukul agar anak yang ada di kandungan bocah malang itu keguguran, Senin (15/12/2020).

Tak ayal, hal ini pun sontak buat heboh warga setempat. Betapa tidak, seorang ayah tega hamili anak kandung nya sendiri hinng 2 kali. Bahkan bukan Cuma itu, Pria ini juga main kasar karena perbuatannya tidak di ketahui orang banyak.

Baca juga : Viral, Gegara Kembang Hilang, Emak-Emak di Jambi Baku Hantam Dengan Tetangga

Seperti di ketahui, Pelaku pencabulan bernisial EM (43) berhasil di ringkus polisi, dengan tuduhan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri, DS (17).

Mirisnya, perbuatan pelaku menyebabkan korban dua kali hamil lalu melahirkan.  Kini bayinya berusia dua tahun.

Pelaku memaksa putrinya sendiri itu, untuk berbuat layaknya suami istri. Di mana, pertama terjadi pada 2018, di rumah mereka di salah satu perumahan di Kecamatan III, Banyuasin, Sumatera Selatan.

Parahnya lagi, Korban di ancam akan di bunuh,  jika tidak menuruti pelaku.

Selain itu, korban kerab di setubuhi lantas hamil. Bejarnya kagi, bukannya bertaubat, pelaku kembali merudapaksa putrinya sendiri setelah beberapa bulan melahirkan anak hasil hubungannya, dengan modus yang sama.

Selanjutnya, Korban kemudian kembali hamil untuk kedua kali, dengan usia kandungan tujuh bulan.

Keterangan Polisi

Kasatreskrim Polres Banyuasin AKP Ikang Adi Putra mengungkapkan, tersangka EM di tangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Dan hanya beberapa jam, usai penyidik menerima laporan.

“Benar, tersangka sudah di tangkap siang tadi, hanya beberapa jam usai di laporkan korban,” ungkap Ikang.

Pada kehamilan kedua putrinya, pelaku bahkan berkali-kali melakukan kekerasan, dengan tujuan agar janin yang di kandung mengalami keguguran.

Tak hanya itu, tersangka juga kerap mengurut perut korban, dengan tujuan serupa.

“Tersangka mengurut dan menganiaya korban, tujuannya menggugurkan kandungan. Tapi gagal,” ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka di kenakan Pasal 81 ayat (1) dan (3). Dan Pasal 80 ayat (1) Undang-undang Nomor 16 Tahum 2016, tentang perlindungan anak. Di mana, denagn Ancaman pidananya maksimal 15 tahun penjara.

“Kami kenakan pasal maksimal. Karena perbuatan tersangka di nilai bejat, dan terus berulang,” tegasnya.

 

SumberSuara.com