terdakwa Kasus kepemilikan 39 paket sabu seberat 42 Kg berhasil di amankan Polda Jambi, Maharani dituntut hukuman penjara seumur hidup.

Simpan Sabu 42 Kg, Maharani CS Dituntut Hukuman Seumur Hidup

Berita Jambi Hukrim

BERITA JAMBI –  Maharani Putri Pratama (19), terdakwa Kasus kepemilikan 39 paket sabu seberat 42 Kg yang berhasil di amankan Polda Jambi beberapa waktu lalu. Kini Maharani dituntut hukuman penjara seumur hidup oleh JPU.

Ia di amankan saat berada di rumah kontrakan yang berlokasi di kompleks Perumahan Citra City.

Di ketahui 39 paket sabu seberat 42 Kg itu, di sembunyikannya dalam mobil yang  turut di jadikan barang bukti oleh penyidik, yang hingga kini terus bergulir di meja hijau.

Maharani bersama rekannya Weldy, di tuntut hukuman penjara seumur hidup dalam kasus kepemilikan sabu seberat 42 Kg. Dalam tuntutannya, Jaksa Penuntun Umum Noraida Silalahi dan Yuriswandi mengatakan, tindakan terdakwa merupakan perbuatan yang tidak mendukung program pemerintah, dan merusak generasi bangsa

Baca Juga : Polisi Dalami Penyeludupan Sabu Dalam Ban Serap di Jambi

“Perempuan berusia 19 tahun itu, di dakwa melakukan percobaan atau pemufakatan jahat melakukan tindak pidana. Tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk di jual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli. Menukar atau menyerahkan narkotika golongan I bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram. Dan perbuatannya juga dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut.” Seperti yang surat yang di bacakan oleh JPU di persidangan, Kamis (3/12) siang.

Maharani Terbukti Bersalah Berdasarkan Dakwaan Pertama

Dalam perkara ini JPU berkeyaninan bahwa, terdakwa terbukti bersalah berdasarkan dakwaan pertama. Yakni, Perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP, seperti dalam dakwaan Primer.

“Dalam kasus ini Maharani juga di dakwa Subsidair. Sebagaimana di atur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” ungkap JPU, jum’at (4/12).

Lihat Video : Bupati dan Kapolres Panen Ikan di Desa Keranggan, Kecamatan Sekernan

Atas tuntutan penuntut umum ini, Maharani Cs meminta keringanan pada majelis hakim melalui penasehat hukumnya. Yakni Andi Mora Hasibuan dan akan melakukan pembelaan pada Kamis (10/12) mendatang.

Untuk di ketahui, Persidangan yang di laksanakan secara online di pengadilan negeri (PN) Jambi sangat mengedepankan protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, maharani putri melaksanakan sidang di Lapas Perempuan Jambi. Sementara Wendy di rutan mapolda jambi. (Tr09/Adm)