Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mencairkan BLT atau Bantuan Subsidi Upah bagi Tenaga Pendidik dan guru Honorer.

BLT Guru Honorer, Cek Penerimanya di Sini

Nasional Pendidikan

 BERITA NASIONAL – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mencairkan BLT atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi Tenaga Pendidik dan guru Honorer.

Mengutip dari laman kompas.com, Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan, total anggaran yang di siapkan untuk BSU Tenaga Pendidik dan Kependidikan honorer sebesar Rp 3,6 triliun.

Nadiem mengatakan, masing-masing guru honorer atau tenaga kependidikan honorer akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 1,8 juta yang akan di berikan satu kali.

Baca Juga : BLT Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan Belum Diterima? Cek Link Disini

Selain itu, untuk mengecek data penerima BLT Guru Honorer ini, dapat langsung mengunjungi situs https://info.gtk.kemdikbud.go.id/.

Guru honorer dapat langsung login menggunakan email yang telah terdaftar. Atau bisa melakukan verifikasi ulang melalui Dapodik masing-masing apabila terjadi kesalahan dalam pemasukan data.

Mendikbud juga menyebutkan, untuk menerima bantuan ini, syarat yang di tetapkan oleh Kemendikbud sangat mudah. Hal ini, berguna agar bantuan tersebut dapat di berikan secara cepat dan efisien.

Syarat Penerima Bantuan

Ada pun syarat BSU Kemendikbud sebagai berikut :

Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

Berstatus bukan sebagai PNS.

Tidak menerima BSU dari Kementerian Ketenagakerjaan sampai 1 Oktober 2020.

Tidak menerima Kartu Prakerja sampai 1 Oktober 2020.

Berpenghasilan di bawah Rp 5 juta.

Pemberian BSU bagi guru honorer dan tenaga kependidikan honorer, telah di rencanakan sebelumnya oleh pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat itu mengatakan, pemerintah bakal mengeluarkan program baru untuk guru honorer.

Lihat Lainnya : Bantuan Dana Usaha UMKM Pemerintah Pusat Dinilai Tak Tepat Sasaran ?

Airlangga mengatakan, nantinya pemerintah melalui Kemdikbud bakal memberikan bantuan kepada 1,8 juta guru honorer. Skema dari bantuan program kepada guru honorer akan mirip dengan program subsidi gaji, yang di tujukan kepada karyawan dengan upah kurang dari Rp 5 juta.

Sementara itu, hingga 14 September 2020, subsidi gaji telah di salurkan kepada 398.637 pegawai honorer di sektor pendidikan.

Subsidi sebesar Rp 600.000 per bulan di berikan sejak di luncurkan pada 27 Agustus oleh Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) yang bekerja sama dengan BP Jamsostek.

Tenaga honorer pendidik yang mendapatkan subsidi gaji adalah mereka yang terdaftar sebagai peserta BP Jamsostek. Namun, tenaga honorer yang telah mendapat BSU dari Kemenaker tidak akan mendapat bantuan dari Kemendikbud.

Hal tersebut di sampaikan oleh Mendikbud Nadiem Makarim, saat mengikuti rapat kerja di Komisi X DPR RI, yang di tayangkan secara virtual, Senin (16/11/2020)

“Karena itu, persyaratan kami untuk menerima subsidi gaji dari Kemendikbud sangat sederhana dan sangat efisien. Harus warga negara Indonesia tentunya, tidak menerima bantuan subsidi dari Kemenaker agar tidak tumpang tindih. Dengan berbagai macam bantuan yang di lakukan Kemenaker,” kata Nadiem, Selasa (17/11/2020).

Sumber : Kompas.com