Musyawarah Kecamatan, atau Muscam yang ke IV partai Golkar Sarolangun telah usai. Penutupan langsung dipimpin oleh ketua DPD II, Tontawi Jauhari.

Tutup Muscam Ke IV Golkar Sarolangun, Tantowi Tekankan Ini

Berita Jambi Berita Politik

BERITA POLITIK – Musyawarah Kecamatan, atau Muscam yang ke IV partai Golkar Sarolangun telah usai. Penutupan langsung dipimpin oleh ketua DPD II, Tontawi Jauhari.

Yang mana Muscam Golkar Sarolangun tersebut, dilaksana pada tanggal 24 sampai 27 Oktober. Namun dipercepat, karena disebabkan ada tiga kecamatan yang belum siap, melaksanakannya. Hal ini terkendala dengan situasi Covid-19.

Baca juga : Makan Siang Gratis di Pemuda Pancasila Jambi, 2 Bulan loh

Dari hasil Muscam tersebut, tercatat tujuh Kecamatan telah ditentukan ketua Pengurus Kecamatan (PK), dan pengurus Desa (PD). Yang mana untuk ketua PK sendiri, semuanya terpilih secara aklamasi.

Nama-nama ketua PK terpilih yakni Rusdi kecamatan CNG, Singkut Sumardayan, Sarolangun Hasan Azhari. Sedangkan Pelawan Sulaiman Faris pertama kali jadi ketua PK, sebelumnya Ia merupakan sekretaris PK. Kemudian ada nama Firdaus Kecamatan Limun, dan H. zulkifli Sudin kecamatan Bathin VIII.

Ketua DPD II Golkar Sarolangun Tontawi Jauhari mengatakan, seyogyanya tanggal 27 penutupan, tetapi ada beberapa kecamatan yang belum siap melaksanakan. Maka dari itu muscam dipercepat.

“Iya ini dipercepat, mengingat teman teman dari kecamatan tersebut, tidak bisa melaksanakannya. Dan juga bertepatan dengan Paripurna di Gedung DPR, maka dari itu tiga Kecamatan ini diundur,” katanya.

Pada saat Muscam berlangsung, Tontawi akui ada argumentasi yang dilakukan oleh forum. Namun perihal itu, tak menapik merupakan dinamika Demkrosi dalam berorganisasi.

“Perihal itu biasa, didalam organinasi ini tentu lah adanya dinamikan politik ini. Namun semuannya berjalan dengan aman dan terkendali,” ujarnya.

Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin

Ia juga memberi amanah kepada ketua terpilih, agar bekerja keras dalam memperjuangkan nama besar partai.

“Silahkan bekerja semaksimal mungkin, saya tetap membantu para pengurus kecamatan, dan ditahun 2004 nanti Golkar harus bangkit lagi. Inilah harapan kita dan kerjsama kita, penguatan infrastruktur partai merupakan anak tangga kita dalam menghadapi pemilu yang akan datang,” tegasnya. (Ajk)