Pasalnya, para pemain PUBG di Aceh layak dihukum cambuk apabila ketahuan masih memainkan permainan tersebut. 

Ulama : Pemain PUBG di Aceh Layak Dihukum Cambuk

Nasional

Berita Aceh – Untuk para pecinta game online, khusunya game Player Unknown’s Battleground atau yang lebih sering di kenal dengan PUBG dan sejenisnya di Aceh, harus bersiap-siap meninggalkan permainan ini. Pasalnya, para pemain PUBG di Aceh layak dihukum cambuk apabila ketahuan masih memainkan permainan tersebut.

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat Teungku Abdurrani Adian berpendapat. Setiap pemain game daring Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG) dan sejenisnya yang mengandung unsur kekerasan atau peperangan, layak dihukum cambuk di muka umum sebagai pelanggar syariat Islam di Aceh.

“Jadi sangat layak di Aceh sebagai negeri syariat ini, pelaku yang melakukan tindakan haram yang dilarang di dalam agama Islam. Sangat layak diseret diberi sanksi untuk dihukum cambuk sesuai aturan yang berlaku di Aceh.” Kata Teungku Abdurrani Adian di Meulaboh, Jumat (24/10).

Seperti diketahui, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh telah mengeluarkan fatwa haram memainkan permainan PUBG dan sejenisnya.

Fatwa ini dikeluarkan karena dianggap menimbulkan dampak negatif bagi masyarakt khususnya generasi muda.

Teungku Abdurrani juga menegaskan. Meski fatwa haram game daring PUBG atau sejenisnnya saat ini belum ditindaklanjuti, dalam pemberian sanksi hukuman cambuk.

Namun, ia menyatakan Pemerintah Aceh sudah bisa melaksanakan ketentuan tersebut agar pemain ‘game haram’ tersebut bisa diberi sanksi.

Baca Juga : MUI Bakal Haramkan PUBG, Menpora Sarankan Pikirkan Lagi Jangan Langsung Dilarang

“Game PUBG memang sudah diterbitkan fatwa haram oleh MPU Aceh, meski belum ada penerapan sanksi, namun sebagai seorang muslim. Apabila masih terus memainkan game tersebut tentu mereka akan berdosa. Mereka juga akan mempertanggungjawabkan dosanya di akhirat kelak,” katanya.

Oleh karena itu, diharapkan kepada Pemerintah Provinsi Aceh segera merealisasikan fatwa terkait permainan PUBG dan sejenisnya di Aceh. Agar diberikan sanksi hukuman cambuk sesuai dengan Qanun (Perda) Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat di Aceh.

Sumber : Indozone.id dan Detik.com