Cerdas Menilai Debat, Membangun daerah pasti butuh fulus, jadi supaya visi misi idak muluk-muluk, saya berharap paslon saat memamparkan visi misi berangkat, dari postur anggaran daerah (APBD).

Cerdas Menilai Debat, Pilkada 2020

Kolom Opini

Cerdas Menilai Debat

OPINI – Cerdas Menilai Debat, Membangun daerah pasti butuh fulus, jadi supaya visi misi idak muluk-muluk, saya berharap paslon saat memaparkan visi misi berangkat, dari postur anggaran daerah (APBD).

Berapa kekuatan APBD kita, berapa PAD (sumber utamanya dari sektor apa, dan bagaimana meningkatkannya. Serta  berapa dana transver dari pusat : DAK, DAU, BOS, DD, Dll).

Baca juga : Siap Maju, Guntur : Sudah Waktunya Jambi Maju Lagi

Berapa belanja langsung dan belanja tidak langsung, yang akan digunakan nantinya. Baru kliatan besaran uang yang dapat digunakan, untuk membangun selama 1 tahun.

Dan tentu besaran uang tersebut, mesti fokus digunakan untuk penanganan covid, dan pemulihan ekonomi.

Jadi paslon harus jujur dan transparan, serta terukur dalam membuat program pembangunan. Jangan “menjanjikan membangun jembatan, ditempat yang tidak ada sungainya”.

Ingat, Saat dilantik februari 2021 nanti, anggaran sudah diketok sehingga politik anggaran visi misi, tidak langsung bisa diaplikasikan. Praktis hanya punya waktu 3 tahun, untuk merealisasikan visi misi. Karena 2024 sudah Pilkada lagi.

Kuncinya adalah kreatif dan inovatif, mengelola dana dan membuat program padat karya.

Lihat juga video : Klik Disini

Semoga di debat pertama Sabtu, 24 Okt 2020 nanti lahir gagasan-gagasan, yang terukur dan bisa dijalankan.

Cerdas menilai Debat yang santun, memberikan pendidikan politik, serta mencerdaskan.

 

Penulis : M. Farisi Dosen Pisipol Universitas Jambi