Seluruh ASN dan honorer dilingkup Pemkab Tanjabbar, Senin (19/10/2020) dihimbau untuk tetap netral, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 ini nantinya.

ASN Tanjabbar Dihimbau Netral Selama Pilkada

Pemerintahan Tanjab Barat

TANJABBAR – Seluruh ASN dan honorer dilingkup Pemkab Tanjabbar, Senin (19/10/2020) dihimbau untuk tetap netral, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 ini nantinya.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Agus Sanusi pada media ini.

Baca juga : Resmikan Posko Harmoni 45, Ratu : Ini Kunci Keberhasilan Pembangunan Jambi

Ia meminta kepada seluruh ASN, dan honorer di Pemerintahan Kabupaten Tanjabbar, untuk berkaca terkait dengan kasus yang menjerat seorang ASN di Kota Sungai Penuh baru-baru ini.

“Terkait dengan hal ini, ASN dan honorer di Kabupaten Tanjabbar dihimbau untuk netral, di Pilkada Tanjabbar nantinya.” Tegas Sekda.

Kata Agus, pihaknya telah melakukan Ikrar terkait netralitas tersebut. Serta diharapkan semua pihak menjalankan ikrar tersebut.

“Ini jadi pelajaran buat kita semua, kita sudah lakukan ikrar netralitas. Dan saya harap apa yang telah kita ikrar kan itu dijalankan,” pintanya.

Sejauh ini, Sekda juga menyebutkan bahwa pihaknya menyakini, bahwa seluruh ASN dan Honorer di Kabupaten Tanjabbar bersikap netralitas.

Bahkan kata Sekda, dengan kejadian yang terjadi di Sungai Penuh ini, menjadi pembelajaran. Serta semakin membuat ASN dan Honorer takut, untuk ikut andil dalam Timses Paslon di Pilkada.

“Saya yakin bahwa dengan kejadian di Sungai Penuh, ASN dan Honorer kita takut untuk berbuat hal yang sama. Artinya memang lagi-lagi saya sampaikan untuk tetap netral,” sebutnya.

Lihat juga video : Klik Disini

Apalagi, tambahnya itu semua ada aturan yang tegas. Mulai dari SKB 5 Kepala Lembaga tentang Netralitas, UU ASN dan PP 53/2010 tentang Disiplin PNS.

“Jadi jangan ada yang menyebar berita bohong, memihak salah satu pasangan calon. Juga bijak dalam menggunakan media sosial,” pesannya. (hry)