Seorang ART Dibakar hidup-hidup oleh anak majikannya, hal ini lantaran ia menolak saat diajak berhubungan badan oleh pelaku. Tak ayal, penolakan dari asisten rumah tangga ini, buat pria tersebut marah hingga membakarnya.

Tak Mau Diajak Begituan, Seorang ART Dibakar Hidup-Hidup

Berita Viral Olahraga

BERITA VIRAL – Seorang ART Dibakar hidup-hidup oleh anak majikannya, hal ini lantaran ia menolak saat diajak berhubungan badan oleh pelaku. Tak ayal, penolakan dari asisten rumah tangga ini, buat pria tersebut marah hingga membakarnya.

Mulanya, sebelum ART ini dibakar hidup-hidup, sempat diajak berhubungan badan oleh anak majikannya. Namun, ditolak. Tak terima ajakannya tersebut, asisten murah tangga ini disiram dengan minyak tanah oleh pelaku. Kemudian, barulah dibakar.

Seperti diketahui, seorang asisten rumah tangga, di Distrik Khammam dibakar oleh putra majikannya, setelah menolak untuk berhubungan badan.

Baca juga : Lagi, Aksi Demo Tolak Omnibus Law di Jambi Pecah

Menyadur Gulf News, Sabtu (17/10/2020) asisten rumah tangga tersebut akhirnya meninggal di sebuah rumah sakit, di Hyderabad pada Kamis setelah berjuang bertahan hidup selama 28 hari.

Insiden tersebut terjadi pada 19 September, ketika pelaku yang berusia 26 tahun mengajak sang ART, untuk berhubungan badan, namun menolak.

Korban yang seorang gadis berusia 13 tahun itu, kemudian disiram minyak tanah oleh pelaku. Lalu dibakar, yang mengakibatkan luka bakar hingga 70 persen.

Pun demikian, Insiden tersebut akhirnya terungkap minggu lalu. Dimana ketika polisi Khammam mengambil suo motu, untuk mengetahui masalah tersebut.

Korban Pertama Kali Dirawat di Rumah Sakit Swasta

Korban pertama kali dirawat di rumah sakit swasta, di Khammam selama 17 hari. Kemudian dia dibawa ke Hyderabad. Pertama di Rumah Sakit Osmania pada 5 Oktober, lalu Rumah Sakit Rainbow pada 8 Oktober. Hal itu karena kondisinya berubah kritis.

“Dia mengalami 60-70 persen luka bakar, “sumber di Rumah Sakit Rainbow, tempat korban meninggal, mengatakan kepada ANI.

“Dia meninggal kemarin malam sekitar pukul 8 malam. Mayatnya diserahkan ke polisi Khammam, dengan bantuan polisi Perbukitan Banjara di Hyderabad. Mereka memindahkannya ke Rumah Sakit Osmania untuk pemeriksaan,” sumber itu menambahkan.

Menurut Komisaris Polisi Khamman Tafseer Iqbal, tersangka didakwa atas upaya pemerkosaan, percobaan pembunuhan. Bahkan Perlindungan Anak dari Pelanggaran Seksual, dan tuduhan pembunuhan berdasarkan Pasal 302.

Polisi juga mengatakan, tersangka ditangkap pada 5 Oktober. Mereka akan mengajukan pembelaan di hadapan hakim distrik, untuk pengadilan jalur cepat dalam kasus tersebut, tambah polisi.

Sebelumnya pada 6 Oktober lalu, Polisi mengaku bertemu dengan korban dan berbicara dengan anggota keluarganya. Polisi Khammam kemudian merekam pernyataan gadis itu, di mana dia menceritakan penderitaannya.

“Pada tanggal 19 September, putra pemilik telah menyerang saya saat saya membuka pintu ketika dia datang ke rumahnya. Dia menarik saya dan meminta berhubungan seksual. Ketika saya menolak, dia mengambil minyak tanah, disimpan di dekatnya, dan disiram ke atas saya dan membakar saya. Saat saya menangis, ayahnya mencoba menyelamatkan saya tetapi sebagian besar tubuh saya terbakar saat itu,” kata korban kepada polisi dilansir dari Suara.com.