Jelang Akhir Jabatan Bupati, Sejumlah Pejabat Ajukan Pindah

Jelang Akhir Jabatan Bupati, Sejumlah Pejabat Ajukan Pindah

Pemerintahan Tanjab Barat

TANJABBAR – Sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Tanjabbar, ajukan pindah diakhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati, Safrial dan Amir Sakib saat ini.

Sebagaimana diketahui, seiring adanya pergantian Kepala Daerah tersebut, diikuti pula dalam proses sejumlah pejabat dibawahnya, yang berbondong-bondong mengajukan perpindahan tugas.

Baca juga : Tanahnya Digusur, Emak-emak di Jambi Buka Baju

Sejumlah alasan ditulis dalam surat permohonan perpindahan, mulai dari pengembangan diri, hingga urusan keluarga.

Setidaknya, sudah ada sekitar 50 Aparatur Sipil Negara (ASN) atau sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah Tanjabbar, ajukan pindah tugas.

Terkait hal ini, Bupati Tanjabbar Safrial memberikan pendapatnya, terhadap ASN eselon II dan IV hingga guru yang mengajukan perpindahan tugas.

Bahkan dikatakan oleh Safrial, pengajuan perpindahan ASN besar dimungkinkan, karena ada rasa takut tidak lagi dipakai.

“Ya mungkin mereka takut, seperti ketika saya kalah dulu jadi bupati. Takut ada dendam, itu sebetulnya. Tapi sebetulnya mereka nyaman,” sebutnya.

Ia juga menjenguk, bahwa berkaca dari dirinya yang tidak pernah melakukan atau perubahan posisi, seseorang dalam pemerintahan karena dendam.

Dirinya juga mengklaim, bahwa selama Ia menjabat pejabat yang merupakan orang dari pemerintahan sebelumnya, pun tetap dipakainya.

“Ketika saya jadi, ada tidak yang saya pecat, kan tidak ada. Karena saya menempatkan diri seseorang itu, sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan kepada calon yang akan menjadi Bupati Tanjabbar, untuk tidak ada rasa dendam terhadap dirinya. Sehingga nantinya tidak menganti pejabat bidangnya, pada masanya memimpin kelak.

“Jadi saya pesan nanti siapapun yang jadi bupati, janganlah dendam. Kalau orang itu pintar, ambil. Kalau sekarang mereka ikuti aturan atau patuh dengan Safrial, ya karena sekarang saya bupati.” Ungkapnya.

Tak Pernah Pecat Pejabat

Ia kembali menyebutkan, bahwa pada masanya menjabat hingga saat ini, dengan jabatan sisa sekitar lima bulan lagi, pejabat yang ada di Tanjabbar tidak banyak yang diganti.

“Saya menang dulu gitu, kumpulkan lagi. Kira sampaikan kamu jangan takut, saya tidak akan memecat anda. Kami tidak akan buang, tunjukkan kemampuan. Itupun tidak bayar,” imbuhnya.

Lihat juga video : Klik Disini

Untuk itu, dirinya berharap kejadian lima tahun silam, ketika dirinya kalah dalam Pilbub dan pejabatnya diganti karena rasa dendam, tidak terjadi lagi.

Menurutnya, jika memang pejabat tersebut pintar dan memiliki kemampuan, apa salahnya tetap dipertahankan.

“Lihat saya tidak ada yang saya pecat, kalau posisi yang strategis diganti itu malah makin parah. Jadi kita himbau siapapun yang jadi bupati, visioner bukan sekedar aku pengen jadi bupati,” pungkasnya. (hry)