Polemik Pasar Angso Duo Baru sempat dibahas di DPRD Provinsi Jambi. Namun belakangan Rocky Candra yang kemarin tajam, kok sekarang diam? 

Rocky Candra Kemarin Tajam, Kok Sekarang Diam?

Berita Jambi

JAMBI – Polemik Pasar Angso Duo Baru sempat dibahas di DPRD Provinsi Jambi. Namun belakangan Rocky Candra yang kemarin tajam, kok sekarang diam?

Hal ini dipertanyakan Ketua DPD LSM ABRI, Saut Tampubolon pada awak media, Kamis (24/9/20) siang. Ia mempertanyakan kelanjutan Pasar Angso Duo Baru

“Dewan bilang, akan dibawa ke pansus. Tapi sudah hampir 3 bulan, tidak ada kabarnya. Ada apa ini?,” tanya Saut.

Nasib para pedagang dan keganjilan yang diduga berada di balik perizinan aset milik Pemprov Jambi itu, ditunggu publik.

“Kami sangat yakin dengan dewan. Namun tanpa kejelasan seperti ini, timbul pertanyaan dan tuduhan. Rocky Candra kok diam,” tegasnya.

Dikutip dari DPRD-Jambiprov.go.id setidaknya sudah dua kali DPRD memanggil Tim Koordinasi Kerjasama Daerah (TKKSD) Provinsi Jambi yang diketuai Sekda Provinsi Jambi.

Sedianya, guna membahas aset-aset Pemprov Jambi yang kini dikerjasamakan dengan pihak ketiga.

Namun lagi-lagi dewan tidak mendapat jawaban yang memuaskan dari TKKSD.

Sehingga dari pertemuan dengan TKKSD Kamis (4/6/2020) DPRD Provinsi Jambi akan membentuk panitia khusus (Pansus) untuk mengkaji aset-aset tersebut.

“Semua Build Operate Transfer (BOT) dan kerjasama akan didalami oleh pansus yang dalam waktu dekat akan di bentuk,” kata Rocky Candra Wakil DPRD Provinsi Jambi, Kamis (4/6/2020).

Lanjutnya, pembentukan pansus setidaknya akan ditentukan pada Senin (8/6/2020) mendatang.

Pansus DPRD Provinsi

Pansus atau tim gabungan yang akan dibentuk tersebut bertujuan menggali dan mendalami aset-aset kerjasama Pemprov Jambi yang dikelola oleh pihak ketiga.

Kemudian, kata Rocky DPRD telah melakukan pembahasan hal tersebut dengan Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) dan Pemprov Jambi untuk penyerahan berkas.

Baca Juga : Ada Temuan di Pasar Angso Duo, Dewan  Akan Panggil PT EBN

Namun, berkas yang diberikan tersebut masih belum lengkap sehingga harus diperbaiki.

Salah satu aset yang menjadi perhatian dewan yakni pasar angso duo yang dikelola oleh PT Eraguna Bumi Nusa yang dinilai banyak keganjilan.

“Angso duo banyak sekali keganjilan-keganjilan yang dilihat teman-teman, termasuk tidak adanya DED refisi. Tadi juga saya pertanyakan dengan TKKSD yang diketuai oleh pak Sekda, DED refisi ini tidak pernah diserahkan, bahkan permohonannya pun oleh tim teknis tidak pernah diajukan, makanya dewan mempertanyakan bagaimana mungkin DED nya tidak ada tetapi ademdumnya telah ditandatangani,” jelas Rocky. (Red)