Dosen Unja Positif Corona, Besok Diadakan Rapid Tes

Dosen Unja Positif Corona, Besok Diadakan Rapid Tes

Berita Jambi

JAMBI – Dalam update data terbaru Covid-19 di Provinsi Jambi, Dosen Unja dinyatakan Positif Corona. Hal ini disampaikan Johansyah, selaku Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Kamis (24/09/2020) sore.

Sebelumnya disampaikan, bahwa dari update terbaru covid-19 Provinsi Jambi hari ini, ada sebanyak 4 orang dinyatakan positif corona. Diantaranya, yakni seorang perempuan inisial LE umur 38 tahun, yang tak lain adalah dosen di Universitas Jambi (Unja).

Baca juga : Sah, Ini Nomor Urut Paslon di Pilgub Jambi

Johansyah mengatakan, bahwa dosen Unja yang dinyatakan positif corona itu tercatat sebagai pasien yang ke 396, asal Kota Jambi.

“Informasi tambahan, pasien 396 dengan inisial LE merupakan dosen Unja.” katanya.

Oleh karena itu, besok dikabarkan akan dilakukan Rapid tes secara bertahap di Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, maupun Muaro Jambi.

“Besok dilakukan rapid tes secara bertahap, di Dinkes Provinsi dan Dinkes Muaro Jambi.” ujarnya.

Tak hanya rapid tes, penyemprotan Inspektan juga akan dilakukan di lingkungan kampus Unja tersebut.

“Besok juga akan dilakukan penyemprotan disinspektan di kampus, dan sistem perkuliahan juga secara daring. itu informasi dari, humas Unja.” imbuhnya.

Lihat juga video : Klik Disini

Sementara itu, untuk 3 pasien positif tambahan hari ini, yakni sebagai berikut :

  1. Pasien 397, seorang laki-laki dengan inisial FR, umur 25 tahun asal Kota Jambi. Riwayat perjalanan, kontak erat dengan pasien positif 362.
  2. Pasien 398, seorang perempuan dengan inisial PSR, umur 20 tahun asal Muaro Jambi. Riwayat perjalanan, masih dilakukan Tracking Kontak.
  3. Pasien 399, seorang perempuan dengan inisial SRO, umur 78 tahun asal Muaro Jambi. Riwayat perjalanan, Screening RDT Reaktif.

Dengan Demikian, jumlah keseluruhan pasien positif covid-19 di Provinsi Jambi, sampai hari ini tercatat sebanyak 399 orang. 262 diantaranya, sudah dinyatakan sembuh, 129 orang lainnya masih dalam perawatan. sedangkan kasus kematian, sebanyak 8 orang. (Tr06)