Pandemi Covid-19 berdampak pada pendidikan. Berbagai cara dilakukan membenahi pendidikan, termasuk strategi Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro.

Cara Benahi Pendidikan? Strategi Bupati Masnah Bisa Ditiru

Muaro Jambi Pemerintahan Pendidikan

MUARO JAMBI – Pandemi Covid-19 berdampak besar pada dunia pendidikan. Berbagai cara dilakukan dalam membenahi pendidikan, termasuk strategi Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro.

Ya, Masnah mengali perkembangan sekolah, tenaga pengajar dan kegiatan murid usai diterapkannya belajar daring. Bertempat di Taman Wisata dan Pendidikan Lingkungan Alam Sebapo di Kecamatan Mestong, Sabtu (19/9/20) siang Masnah mendengar suara para kepala sekolah.

Duduk lesehan bupati didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Muaro Jambi, Suriadin dan Camat Mestong itu, diskusi santai namun serius.

Kata Masnah, masih banyak perlu pembenahan dunia pendidikan. Bilang bupati, dalam kunjungan kerja Ia memantau pendidikan baik itu sarana maupun prasarana.

Bukan apa-apa, dukungan pada tenaga pendidik perlu dilakukan agar Muaro Jambi lebih baik.

“Karena masa depan Muaro Jambi nanti, ada di tangan para guru,” kata Masnah disambut tepuk tangan.

Kemudian, bupati juga menyampaikan keluhan yang dihadapi sekolah maupun guru seperti terkait belajar daring maupun anak-anak yang bermain.

“Saya sering liat di dusun, di desa, anak-anak itu kebiasaan bermain. Inilah dalam sejarah libur terpanjang. Sudah 8 bulan, nanti kebiasaan,” katanya.

Peranan Sekolah Tegakkan Protokol Kesehatan

Untuk itu, peranan sekolah dan guru untuk mengingatkan hal itu pada orang tua dan muridnya. Terutama dalam aktivitas anak, agar lebih terkontrol dan diawasi.

Seiring itu, bupati meminta tenaga pendidik untuk turut mensosialisasikan protokol kesehatan. Seperti pengunaan masker, cuci tangan dan jaga jarak.

Bupati masnah kenakan masker pada salah salah kepala sekolah

Bupati mengaku, belajar daring masih diperlukan perhatian sekaligus dukungan semua pihak. Sejauh ini, pemkab sudah mendorong program Berkaca (Belajar di Kantor Camat) dan ke desa.

Baca Juga : Program Berkaca Bupati Muaro Jambi, Lahir Dari Keprihatinan Belajar Daring

Kondisi ini makin pelik ditengah menurunnya pendapatan, membuat orang tua kesulitan memenuhi kebutuhan perangkat maupun kuota.

“Tidak semua murid punya android. Tidak semua bisa membeli kuota,” katanya.

Strategi Bupati Masnah

Pertemuan ini, digelar pula dialog. Sejumlah bahasan pun mengalir seperti pemerataan guru, tunjangan maupun pembenahan lain untuk pendidikan di Sailun Salimbai.

Menariknya, pertemuan yang dihadiri langsung Ketua PGRI Muaro Jambi, Ismianto itu, Bupati meminta untuk menjadikan kegiatan berkelanjutan.

Ke depan, Ia meminta jadwal untuk duduk bersama di kecamatan lainnya. Momen itu, akan digunakan untuk silahturahmi, sharing dan monitoring terkait pendidikan.

Strategi Bupati Masnah dalam membenahi dunia pendidikan di tempat wisata itu, tak lain untuk membangkitkan dunia wisata. Seperti halnya pendidikan, sektor pariwisata dan hiburan juga berdampak besar.

(Red)