Penjualan Motor Seken Membaik, Ini Taktik Penjual di Jambi

Penjualan Motor Seken Membaik, Ini Taktik Penjual di Jambi

Berita Bisnis Berita Daerah

JAMBI- Setelah ambruk selama pandemi, penjualan motor seken di kota jambi mulai membaik usai lebaran. Berbagai taktik pun, diupayakan penjual.

Hal ini disampaikan Sutono,  selaku pemilik Surya Artha Fasta motor di Kota Jambi.

Baca juga : Sempat Ambruk, Jual Beli Mobil Seken di Kota Jambi Mulai Membaik

Dirinya menerangkan, untuk urusan pembiayaan semuanya adalah sebuah kebijakan Leasing. Seperti  menaikkan DP, dikarenakan ada kekhawatiran AR nya akan manjadi jelek, atau tunggakan akan meningkat.

Belum lagi persoalan banyaknya karyawan yang di PHK, sehingga penjualan motor seken di Jambi tidak bisa maksimal dalam mendapatkan penghasilan.

“Jadi dari kondisi pemasaran itu yang paling berat sebenarnya, dan turunya penjualan itu lebih dari 50%.” Ujarnya, Selasa (15/09/2020).

Sementara itu, untuk memikat konsumen mereka mempromosikan melalui media sosial, dan memberikan garansi kendaraan.

“Karena motor bekas ini kan tidak semua orang mengetahui soal mesin, dan ketakutan konsumen saat membeli motor bekas ni, yaitu baru beli rusak atau ganti ini dan itu.” Jelasnya.

Salah satu taktik yang dimainkan dalam menanggulangi hal tersebut, pihaknya memberikan Dispentasi bila ada kerusakan terhadap barang yang mereka jual.

Bahkan pembeli tidak perlu mengeluarkan biaya, atas kerusakan kendaraan tersebut.

“Jadi kalau beli disini ada kendala apapun, kembalikan aja kesini. Kita perbaiki tanpa keluar biaya sedikitpun, kecuali kalau kecelakaan,” bebernya.

Tak hanya itu saja, upaya menarik pembeli di masa sulit Pandemi ini, pihaknya juga menawarkan berbagai promo menarik. Salah satunya, yakni dengan potong DP.

“Sekarang untuk promosi, kita kasih potongan DP,  kita berikan subsidi DP lah. Karena tidak semua orang punya uang yang banyak, mereka tidak sanggup membeli yang baru atau angsuran terlalu tinggi.” Imbuhnya.

Lihat juga video : Klik Disini

Dengan demikian, mereka yakin masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi, namun butuh kendaraan akan larinya ke motor bekas tersebut.

“Tentunya mereka mencari alternatif lain, yang lebih murah. Sehingga kendaraan yang dibutuhkan tersebut gampang diperoleh.” Bilangnya. (Tr06)