Soal Anggaran 9 Miliar Titian Teras, Ini Kata Plt Kadisdik

Soal Anggaran 9 Miliar Titian Teras, Ini Kata Plt Kadisdik

Berita Daerah Pendidikan

JAMBI – Terkait anggaran Rp. 9 Miliar Titian Teras yang tak digunakan, saat Pandemi Covid-19 saat ini. Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Syahran angkat bicara.

Hal ini disampaikan Syahran saat dijumpai sejumlah awak media, jelang rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi dimulai, Jum’at (11/09/2020) pukul 14.30 wib.

Baca juga : Bertemu Saat Karhutla, Kepengurusan IMAKU Dikukuhkan Plt Sekda Muaro Jambi

Sebelumnya diketahui, bahwa anggaran Rp. 9 Miliar untuk makan minum, SMA Titian Teras di Pijoan Muaro Jambi tersebut, tidak digunakan sejak Pandemi Covid-19 ini.

Oleh karena itu, Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, meminta pihak Diknas untuk melakukan revisi, terkait penggunaannya di perubahan APBD 2020 ini.

Seperti yang disampaikan Khafid Moein selaku anggota komisi IV DPRD Provinsi Jambi, belum lama ini bahwa pihaknya menyarankan untuk direvisi anggaran tersebut.

Apalagi, sejak Pandemi Covid-19 kemarin, anggaran tersebut tidak digunakan lagi, karena tidak ada aktivitas belajar siswa di SMA milik pemerintah itu.

“Kan gak di gunakan, siswa juga tidak belajar. Jadi kita minta Diknas merevisinya, agar digunakan pada yang lebih bermanfaat.” Kata wakil rakyat asal Kabupaten Merangin itu baru-baru ini.

Kata Plt Kadisdik

Menanggapi hal tersebut, Plt Kadisdik Provinsi Jambi pun membenarkan, bahwa saat ini sisa anggaran yang tak terpakai itu, sudah dimasukkan di APBD perubahan nanti.

Syahran juga menambahkan, sisa anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk penambahan lokal, dan sebagainya.

“Itu sudah kita masukkan. Anggarannya kita alihkan sesuai keperluan sekolah dan bidang SMA lain.” Ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga bilang bahwa anggaran dua Sekolah tersebut hanya tersisa sekitar Rp. 5 Miliar yang tidak terpakai.

“Anggaran itu kalau tidak salah masih Rp. 5 Miliar, kan kemarin sudah terpakai Sampar Maret kemarin. Kalau total keseluruhan untuk dua sekolah itu ya Rp. 9 Miliar,” jelasnya.

Lihat juga video : Klik Disini

Jadi, sisa anggaran tersebut lah yang nantinya akan digunakan untuk keperluan lainnya.

“Misalnya untuk perbaikan lokal, pembelian mobeler, dan penambahan RKB.” Tukasnya. (Nrs)