Protokol kesehatan Hanya Formalitas, Tak Ada Social Distancing di KPU Jambi

Protokol kesehatan Hanya Formalitas, Tak Ada Social Distancing di KPU Jambi

Berita Jambi Berita Politik Berita Viral

JAMBI – Protokol kesehatan tampaknya hanya formalitas, dan masih berkerumunan. Tak ada Social Distancing yang diterapkan, di KPU Provinsi Jambi.

Padahal, sebelumnya KPU RI sudah menghimbau agar saat proses pelaksanaan Pilkada serentak 2020 ini, tidak membuat kerumunan dan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Baca juga : Berkarya Dicoret, Haris-Sani Sah Jadi Kandidat di Pilgub Jambi

Sebagaimana diketahui, protokol kesehatan yang diterapkan ini, yakni mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan, periksa suhu tubuh, jaga jarak, dan tidak berkerumunan.

Bertolak belakang dari itu, di lapangan saat pendaftaran calon kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, di KPU Provinsi Jambi tampak tak ada Social Distancing yang diterapkan.

Situasi saat pemeriksaan berkas bakal calon pada Jum’at (04/09/2020) lalu di KPU Provinsi Jambi.

Seperti yang terlihat dilapangan, saat pemeriksaan berkas calon pada hari pertama kemarin, anggota KPU Provinsi Jambi, tampak tak menjaga jarak. Bahkan mereka tidak segan-segan berkerumunan, meskipun menggunakan masker dan sarung tangan.

Walaupun, di gerbang masuk KPU ini dijaga dan melaksanakan protokol kesehatan. Akan tetapi, jika para tamu yang sudah masuk, tidak pernah dibatasi untuk menjaga jaga.

Tak ayal, protokol kesehatan yang dilakukan tersebut, tampaknya hanya untuk formalitas. Tak ada pembatasan yang dilakukan, bahkan teguran pun dak dilakukan petugas pada tamu yang berkerumun.

Di lokasi juga terlihat, tidak ada teguran dari petugas, kepada tamu yang hadir untuk menjaga jarak. Sehingga, kerumuman kerap terjadi di lokasi.

Lantas, apakah ini cara penerapan protokol kesehatan yang benar? Sementara, penjagaan hanya diperketat di gerbang masuk saja.

Lihat juga video : Klik Disini

Sedangkan, di gerbang masuk dituliskan kawasan wajib pakai masker, dan jaga jarak. Sementara, di lokasi orang-orang dibiarkan berkumpul.

Untuk diketahui, keadaan seperti ini terjadi sejak awal pendaftaran calon kandidat, pada hari Jum’at (04/09/2020) lalu. (Red)