Bejat, Seorang Guru di Tanjabbar Cabuli Siswi SMA, Ini Modusnya

Bejat, Seorang Guru di Tanjabbar Cabuli Siswi SMA, Ini Modusnya

Berita Daerah Berita Viral Hukrim Tanjab Barat

TANJABBAR – Dunia Pendidikan di Provinsi Jambi kembali tercoreng, hal itu lantaran seorang guru honor di Kabupaten Tanjabbar cabuli siswi SMA dibawah umur.

Seperti diketahui, guru honor ini mengajar di salah satu sekolah desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara Kabupaten Tanjabbar.

Baca juga : Sebulan Lalu Pukuli Sopir Batu Bara, Mantan Polisi Jadi Buronan

Parahnya, ia tega melakukan perbuatan asusila kepada anak dibawah umur, yang saat ini tengah duduk di bangku SMA.

Siswi SMA

Seorang honor berinisial AG (31) ini, tega berbuat cabul terhadap siswi sala satu SMA, di Kecamatan Betara.

Dalam melancarkan aksinya, seorang guru honor di Tanjabbar ini, menggunakan modus dengan pura-pura Bimbel Online, via Whatss App Group ”Belajar Club”.

Namun, bimbel tersebut bukannya digunakan untuk mendidik para siswinya, melainkan malah melakukan perbuatannya yang tidak terpuji.

Kata Kapolres

Kapolres Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) AKBP Guntur Saputro, membenarkan adanya laporan oknum guru honorer di Tanjabbar, yang berbuat cabul tersebut.

Ia menyampaikan bahwa, seorang pria sebagai mentor Bimbingan Belajar (Bimbel) Online di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, telah melakukan kasus pencabulan.

“Iy pelaku AG (31), telah kita tangkap di rumahnya di RT 02 Betara III, Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara sekitar pukul 00.30 WIB,” ungkapnya.

Dirinya juga membeberkan bahwa kasus pencabulan ini, dimanfaatkan pelaku disituasi belajar online masa pandemi Covid-19 ini.

”Modus pelaku, yakni dengan Buka Bimbel Online via Whatss App Group ”Belajar Club”, terhadap siswa SMA.” Ujarnya.

Mengambil kesempatan itu, sang guru ini pun mulai membujuk rayu korban, untuk belajar ke rumahnya dengan maksud memudahkan untuk mensetubuhi korban.

Dalam Grup Belajar Club ini, pelaku berperan sebagai mentor, bagi siswi yang belajar tersebut.

“Korban nya MP (16), termasuk anggota yang aktif bertanya dalam grup tersebut. Hal itu membuat komunikasi antara keduanya berjalan intens,” sebutnya.

Pun demikian, pelaku tidak menyebutkan identitasnya sebagai guru honorer SD. Ia malah mengaju ahli di Mata pelajaran Matematika dan Kimia.

Awal Mula Kejadian

Kasus yang menimpa siswi kelas 1 SMA ini, terjadi pada 15 Februari 2020 lalu.

“Awalnya pelaku mengajak korban ke Jambi, dan korban memberanikan diri ke Jambi. Aksi bejat pertama kali dilakukan di rumah pelaku, pada waktu subuh.” Imbuhnya.

Selama bersama pelaku, korban tidak diperkenankan keluar rumah. Serta HP korban juga dikuasi pelaku.

Tak hanya itu, korban juta tak diizinkan pulang oleh pelaku.

“Dalam melancarkan aksinya, pelaku yang bestatus bujangan ini, juga mengimingi korban untuk didaftarkan PNS,” paparnya.

Kapolres menyebutkan, kasus ini mulai terbongkar setelah keluarga korban mengetahui rumah pelaku, dan meminta anaknya untuk pulang.

Sesampainya di rumah, korban bercerita kepada orang tuanya, bahwa ia telah mengalami peristiwa pencabulan.

“Atas kejadian tersebut, orang tua korban melaporkan kejadian ke Polres Tanjung Jabung Barat. Berdasar laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku,” terangnya.

Saat ini, kata dia pelaku sudah diamankan di Mapolres Tanjabbar, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Kemudian, Pelaku juga akan dijerat dengan undang-Undang Perlindungan anak.

Lihat juga video : Klik Disini

“Karena kuat dugaan korban tindakan asusila, pelaku tidak hanya satu. Berkemungkinan ada beberapa sisiwi lainnya, yang juga mengalami hal yang sama.” Tuturnya.

Oleh karena itu, ia berharap jika ada siswi lain yang menjadi korban pelaku, agar segera melapor kepada petugas kepolisian. (hry)