Tren tanaman hias, varietas Janda Bolong menyedot perhatian dengan harga yang pecah Rp 100 juta. Apa yang membuat harga tanaman ini mahal?  

Tren Tanaman Hias, Varietas Janda Bolong Pecah 100 Juta

Berita Viral

VIRAL – Tren tanaman hias, varietas Janda Bolong menyedot perhatian dengan harga yang pecah Rp 100 juta. Apa yang membuat harga tanaman ini mahal?

Janda bolong. Nama yang unik ini hanya julukan karena ada lubang atau bolong di bagian daun-daunnya. Tapi dari mana ‘janda’ berasal, belum diketahui pasti.

Melihat varietas ini, biasa dikenal dengan nama Monstera adansonii. Bentuk daunnya yang runcing menjadikannya semakin cantik dengan aksen lubang di semua daun-daunnya dengan ukuran tak beraturan.

Harga tanaman ini di polybag dengan tiga sampai empat daun hanya berkisar Rp10 ribuan saja.

Tanaman yang asalnya dari Jepang ini memang sedang trending. Tapi yang sedang hits bukanlah varietas yang umum tadi, melainkan satu varietas lain yaitu Monstera Adansonii Variegata.

Baca Juga : Tanaman Hias Aglaonema Populer, Diburu Hingga Dicuri

Si janda bolong yang satu ini saat ini harganya mungkin setara dengan mahar perkawinan Anda.

Dalam laman Media Indonesia, pegiat tanaman hias Ondo Pieter Hugo Pardede mengatakan bahwa Monstera Adansonii Variegata saat ini sedang banyak dicari.

Diburu orang dan kolektor tanaman hias, dilansir Medcom karena keunikan bentuk dan warnanya.

Masih dari sumber yang sama, Ondo mengatakan saat ini harga si janda bolong varietas yang sedang trending ini bisa bernilai sampai Rp50 juta dengan hanya bonggol yang berdaun dua buah saja. Sebuah harga yang fantastis bukan?

Tapi ini bukan tanpa alasan, Ondo bilang bahwa harga bibitnya saja saat ini dibanderol di bawah Rp10 juta.

Harga Janda Bolong

Coba Anda iseng mengintip harganya di situs Komorebi Plant Store, Jepang, harga si janda bolong ini serupa dua-tiga daun berkisar USD1.700 sampai USD2.500 (sekitar Rp23 juta sampai Rp36 juta), belum termasuk biaya kirim.

Dan belum lama juga harga si janda bolong sampai tembus hingga Rp100 juta.

Ondo menambahkan tentang perubahan harga yang tinggi ini dikarenakan peminat yang tinggi sedangkan jumlahnya tak banyak.

“Lalu kenapa ada perubahan harga, kalau menurut saya ya karena demand yang terlalu tinggi, sementara dia jumlahnya sangat sedikit.” kata Ondo

Ondo bilang, sebenarnya tumbuhan ini tak sulit berkembang, “Tumbuhnya sebenarnya tidak lama, per bulan itu, mungkin bisa tumbuh satu daun.” terangnya.

Alasan Lain Varietas Janda Bolong Diburu Kolektor

Socaltropics dari California di laman media sosial dan Ebay mengatakan bahwa hal yang unik karena semua warna berubah menjadi putih. Warna hijau atau separuh hijau dan putih pada semua daunnya.

“Di satu hari mereka bisa berwarna hijau semua. Kemudian besoknya berubah ada warna putihnya di sisi depan atau belakang, dan di hari berikutnya semuanya bisa putih,” ucap pasangan suami dan istri yang telah menjadi kolektor tanaman hias selama 17 tahun ini.

“Tak bisa diprediksi dan bisa berulang-ulang seperti itu,” tambah sang istri.

Kembali lagi ke Ondo, Monstera Andasonii Variegata katanya memiliki perpaduan warna hijau, putih, dan kadang kala kuning. Dimana itu terjadi karena mutasi. Mutasi tanaman sendiri pada dasarnya bisa terjadi karena dua hal yakni alamiah dan genetik atau buatan manusia.

Baca Juga : Objek Wisata di Muaro Jambi Ini, Jadi Tempat Berkemah Ratusan Pengunjung

Meski begitu, Ondo mengaku belum pernah melihat mutasi Monstera Andasonii Veriegata secara genetik.

Literatur pendukungnya pun belum pernah ia lihat, dan oleh karena itu, ia meyakni mutasi Monstera Andasonii Veriegata yang ada di pasaran terjadi secara alami.

“Mungkin ada ya yang mutasi genetik, tapi itu bukan jenis monstera. Itu pun tidak permanen. Bukan dalam hitungan tahun, tetapi dalam hitungan bulan mungkin juga sudah balik lagi warnanya,” pungkas Ondo.