Target PAD Dishub Kota Jambi Tak Berjalan Maksimal, Ini Masalahnya

Target PAD Dishub Kota Jambi Tak Berjalan Maksimal, Ini Masalahnya

Kota Jambi Pemerintahan

JAMBI – Target PAD Dishub Kota Jambi tak berjalan maksimal. Dimana yang awalnya ditargetkan Rp. 11,5 Miliar, sempat terkendala. Sehingga perlu dilakukan revisi ulang.

Seperti yang disampaikan Sholeh Ridho selaku Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jambi, saat ditemui Dinamikajambi.com, Rabu (26/08/2020).

Baca juga : Pengembangan Ikan Air Tawar, Pemprov Jambi Hibah Aset 41 Ha ke BPBAT

Ridho mengatakan bahwa Dishub Kota Jambi di tahun 2020 ini, menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari  sektor retribusi sebesar 11,5 milyar.

Pun demikian, target PAD Dishub Kota Jambi tersebut tak berjalan maksimal. Hal ini terkendala oleh penyebaran virus Covid-19, yang berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat di indonesia. Khususnya kota Jambi.

Diketahui sebelumnya PAD ini sudah mencapai 52 persen, dari target semula Rp. 11,5 Milyar. Namun mengalami revisi  karena virus corona menjadi 9,1 Milyar.

Oleh karena itu, sampai dengan hari ini sudah mencapai 6,4  Milyar. Itu artinya sudqh mencapai 70,96 persen.

“Ya untuk terget yang sebelumnya 11,5 M, kami revisi menjadi 9,1 Milyar. Sampai dengan hari ini, sudah mencapai 6,4 Milyar,“ tegasnya.

Sementara itu, untuk retribusi parkir di wilayah Kota Jambi sudah mencapai 50,32 persen, diangka 3 Milyar dari target sebelumnya 6 Milyar.

Namun retribusi parkir ini, juga mengalami revisi menjadi 4,6 Milyar.

Akan tetapi, kata Ridho pihaknha yakin bahwa untuk sektor parkir, yang telah di revisi mencapai target PAD tahun 2020 ini.

Lihat juga video : Klik Disini

“Kalau ini insyaallah tercapai, karena relaksasi baru satu bulan ini dimulai. Tapi kalau 6 milyar ini akan sulit,” kata Ridho dengan suara lantang.

Sedangkan dari sektor Penguji Kendaraan (KIR), Ridho juga membeberkan 60 persen. (Tr07).