Usai Paripurna, Ketua DPRD Dikasih Sayur Oleh Petani Jambi

Usai Paripurna, Ketua DPRD Dikasih Sayur Oleh Petani Jambi

Berita Jambi Parlemen

JAMBI – Usai menggelar paripurna mendengarkan pidato kenegaraan presiden RI, Ketua DPRD Provinsi Jambi dikasih sayur oleh petani Jambi.

Hal ini terlihat saat Edi Purwanto selaku Ketua DPRD Provinsi Jambi, saat menemui masa unjuk rasa di gerbang gedung dewan itu, Jum’at (14/08/2020) sekitar pukul 11.00 wib.

Baca juga : Momentum Pidato Kenegaraan, Petani Jambi Siap-siap Gelar Aksi

Sebelumnya diketahui, masyarakat yang tergabung dari perwakilan lembaga, Mulai dari petani WALHI dan sebagainya.

Dalam unjuk rasa tersebut, mereka menolak Omnibus Law, agar tidak di sah kan oleh DPR RI. Dimana, dalam Omnibus Law itu, dinilai sangat merugikan masyarakat. Mulai dari petani, ibu-ibu hamil dan lainnya.

Oleh karena itu, mereka meminta seluruh fraksi di DPRD Provinsi Jambi, mendukung penuh aspirasi mereka. Mengingat, dewan juga dilahirkan dari rakyat, diharapkan juga berpihak pada rakyat.

“Kami sebelumnya juga sudah mendapatkan tanda tangan dari Fraksi PKS dan NasDem, dan sekarang kami mohon dengan anggota dewan, dan semua fraksi ikut mendukung kami.” Kata salah satu perwakilan lembaga masa unjuk rasa tersebut.

Sebagai bukti dewan mendukung permohonan mereka, Ketua DPRD Provinsi Jambi itu, dikasih sayur oleh petani.

Edi Purwanto

Sementara itu, Edi Purwanto menanggapi aspirasi rakyat tersebut, mendukung penuh, dan akan segera menyampaikan tuntutan mereka ke DPR RI nantinya.

“Jadi tidak ada alasan untuk saya dan kami di DPRD Provinsi Jambi, untuk tidak meneruskan apa yang menjadi pendapat rakyat.” Katanya di hadapan puluhan massa.

Selanjutnya, ia juga mengutarakan bahwa permasalahan bangsa Indonesia, Provinsi Jambi khususnya saat ini sangat banyak. Baik itu kemiskinan, pengangguran, kesehatan dan pendidikan.

“Selain itu, pertumbuhan ekonomi kita saat ini juga terjadi kontraksi. Dimana di angka 5,32 persen minum. Negara-negara lain, bahkan ada yang menuju resesi.” Ungkapnya.

Disamping itu juga, mengenai UU Cipta Kerja Omnibus Law, pihaknya juga banyak menerima aspirasi dari masyarakat. Baik itu petani, mahasiswa dan yang lainnya.

Lihat juga video : Klik Disini

Seiring berjalan dengan waktu, DPRD Provinsi Jambi juga mulai merencanakan upaya melalui workshop. Akan tetapi, Pandemi Covid-19 melanda, sehingga semuanya tertunda.

“Jadi tidak ada alasan lagi hari ini, bagi kita akan kita teruskan suara rakyat ini. Dan akan kita teruskan ke DPR RI, karena ranah ini bukan ranah kami, tapi ranah DPR RI.” Bilangnya. (Nrs)