SDN 86/IX Memprihatinkan, Disdikbud Muaro Jambi Seakan Tutup Mata

SDN 86/IX Memprihatinkan, Disdikbud Muaro Jambi Seakan Tutup Mata

Berita Daerah Pendidikan

MUARO JAMBI – Sekolah Dasar SDN 86/IX, Desa Tebat Patah, Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi kondisinya sangat memprihatinkan. Disdikbud setempat seakan tutup mata.

Bagaimana tidak, kondisi SDN 86/IX tersebut memperlihatkan, dan tampak tidak terurus. Sehingga Disdikbud Muaro Jambi, dinilai seakan tutup mata dengan kondisi tersebut.

Baca juga : Bupati Bersama Gubernur Jambi Tanam Mangrove

Bahkan, dari informasi yang diperoleh, selama ini SD tersebut tak mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muaro Jambi.

Tak ayal, kondisi bangunan SD itu pun miris sekali. Mulai dari atap, plafon bangunan untuk sarana pendidikan tersebut tampak hancur.

Tak hanya itu, Water Closet (WC) meubeler juga sudah ketinggalan zaman, dan tidak nyaman bagi siswa yang akan belajar.

Selain itu, Sekolah dengan jumlah siswa sekitar 106 orang ini, juga tampak tak nyaman sebagai institusi pendidikan. Karena sudah tak layak, lagi untuk dipakai.

Tentu hal ini menjadi pertanyaan besar bagi publik, dimana Disdikbud Muaro Jambi. Sehingga hal tersebut dibiarkan terbengkalai.

Seperti yang dikatakan oleh kepala sekolah SDN 86/IX Firdaus, S.Pdi pada Senin (03/08/2020), saat ditemui di ruang kerjanya.

“Karena saya baru duduk di jabatan Kepala Sekolah, saya tidak tahu persis. Tetapi pihak guru mengatakan bahwa sebelum saya, Kepala Sekolah pernah mengajukan proposal, untuk perehaban sekolah.” katanya.

Mirisnya lagi, dari tahun 2017 hingga saat ini, Dinas terkait sama sekali tidak pernah menindaklanjuti proposal yang pernah diajukan pihak sekolah.

“Sehingga sekolah menjadi tampak seperti sekarang ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Firdaus mengatakan, beberapa waktu lalu pihak dinas pernah ke lokasi. Akan tetapi, juga belum tentu kejelasannya, apakah bakal diperbaiki atau tidak.

“Kami dari sekolah berharap, pihak dinas dapat mengakumulasi proposal terdahulu, untuk ditindaklanjuti. Seperti perehapan atap yang mulai keropos, kayu dan triplek plafon yang mulai hancur. Serta WC, ruang UKS, dan Meubeler yang sudah tidak nyaman bagi siswa kami ketika belajar,” harapnya.

Kepala Desa

Terpisah, Kepala Desa Tebat Patah Taufik, S.Pdi mengatakan bahwa sebenarnya pihak desa ingin membantu SD N 86/IX tersebut, tapi terkendala dengan aturan dan petunjuk teknis (Juknis).

“Memang telah lama sekolah tersebut tidak direhab, plafon pada hancur. Bahkan plafon itu jadi sarang kelelawar, dan burung.” Jelasnya.

Lihat juga video : Klik Disini

Dirinya juga mengaku, selain kasihan dengan siswa yang nantinya akan belajar, tentu kondisi tersebut akan beresiko bagi keselamatan dan kenyamanan peserta didik di SDN 86/IX itu.

“Kalau proposal, setahu saya pihak sekolah sudah pernah mengajukan tapi tidak ada tindak lanjutnya. Kami sendiri dari desa berharap kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, dapat segera menindaklanjuti. Sebelum kerusakan menjadi lebih berat dan terjadi insiden, saat peserta didik yang nantinya belajar.” Tutupnya. (very)