Puluhan Tahun, Desa Ini Belum Merasakan Nikmatnya Daging Qurban

Puluhan Tahun, Desa Ini Belum Merasakan Nikmatnya Daging Qurban

Berita Daerah Hukrim

TANJABBAR – Desa Suak Labu Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sangat bersyukur pada hari raya idul Adha kali ini. Bagaimana tidak, mereka baru bisa merasakan nikmatnya daging Qurban.

Sejak puluhan tahun, desa ini baru merasakan nikmatnya daging qurban, dan ini diberikan dari penyembelihan dan bantuan Kapolres beserta personil perangkat kepolisian Tanjabbar. Dimana yang juga dibantu oleh anggota Kodim 0419/Tanjabbar.

Baca juga : Makna Qurban, Hari Raya Idul Adha di RT 21 Ekajaya Jambi

Pasalnya, salah satu desa terpencil di Kabupaten pesisir di pantai laut Sumatera ini, baru bisa merasakan daging penyembelihan Qurban setelah 40 Tahun lamanya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Desa Suak Labu, Ibrahim pada media ini Minggu (02/08/2020).

Ia sebagai perwakilan masyarakat setempat mengakui, bahwa sepanjang sejarah sejak berdirinya Desa Suak Labu, baru kali ini bisa menikmati daging Qurban.

“Selama hampir 40 tahun kita di Desa Suak Labu ini, belum pernah merasakan makan daging qurban,” kata Ibrahim.

Ia menyebutkan, bahwa memang di desa yang dipimpin oleh dirinya saat ini, belum pernah menyembelih hewan qurban. Tentu disetiap hari Raya Idul Adha, ataupun hari raya qurban.

“Dengan ada penyembelihan hewan qurban yang diberikan oleh Kapolres Tanjabbar, masyarakat Suak Labu mengucapkan ribuan terimakasih.  Karena bisa juga merasakan daging qurban di tahun ini.” Ungkapnya.

Kata Kapolres Tanjabbar

Sementara itu, Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro menyebutkan bahwa, jika pihaknya mengirimkan hewan qurban, ke salah satu desa terpencil ini.

Petugas harus berjibaku dengan resiko yang tinggi, agar sapi qurban tersebut bisa selamat sampai ke desa Suak Labu.

Ia menjelaskan awal pengiriman sapi qurban harus menggunakan perahu, begitu juga dengan pendistribusian daging ke rumah warga. Petugas juga harus mengayuh perahu, untuk mengantarkan daging qurban secara door to door.

“Dengan kondisi air yang surut, pendistribusiannya harus melawan arus terlebih dahulu, dan memanjat tangga rumah warga agar daging qurban dapat di terima secara langsung.” Ujarnya.

“Mudah mudahan dengan adanya pemotongan hewan qurban didesa ini, bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Suak Labu di hari Raya Idul Adha 1441 H dengan bahagia dan suka cita. Serta merasakan daging qurban sapi, di tahun ini,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan jika dirinya datang ke Desa ini beberapa hari lalu, memang mendapatkan informasi dari masyarakat. Terutama penggiat sosial dan perangkat desa setempat, bahwa desa ini sudah 40 tahun masyarakatnya belum pernah menyembelih hewan qurban. Baik sapi maupun kambing.

“Karena itulah kita prioritaskan tahun ini, kita hadir di tengah masyarakat Desa ini dengan menyembelih hewan qurban bersama. Serta mendistribusikannya,” sebutnya.

Lihat juga video : Klik Disini

Sedangkan untuk daging qurban yang distribusikan ini, Kata Kapolres hasil dari penyembelihan sapi di dapatkan ada sekitar 200 kantong paket. Yang akan dibagikan kepada masyarakat.

“Dengan adanya penyembelihan hewan qurban di desa ini, mudah-mudahan ini bisa merangsang masyarakat khususnya yang memiliki potensi lebih. Agar dapat ikut membantu berkurban, di Desa Suak Labu ini,” pungkasnya. (hry)