Pandemi Covid-19, Kegiatan HUT RI di Tanjabbar Dibatasi

Pandemi Covid-19, Kegiatan HUT RI di Tanjabbar Dibatasi

Berita Daerah Pemerintahan Tanjab Barat

TANJABBAR – Dilanda Pandemi Covid-19, Kegiatan HUT RI di Tanjabbar Dibatasi. Hal ini lantaran untuk memutuskan dan mencegah, penyebaran Virus dari Wuhan China tersebut.

Belum redanya penyebaran Covid-19 sangat berdampak pada kegiatan perayaaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik (RI) Indonesia ke 75 tahun dan hari Ulang Tahun kabupaten Tanjung Jabung Barat ke 55 tahun, yang bakal dilaksanakan pada bulan Agustus ini.

Baca juga : Makna Qurban, Hari Raya Idul Adha di RT 21 Ekajaya Jambi

Hal tersebut tentunya berdampak pada kegiatan upacara bendera, yang dilaksanakan setiap tahunnya, oleh pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

Seperti yang disampaikan, oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Agus Sanusi, Minggu (02/08/2020).

Ia mengatakan bahwa Pemda, nantinya bakal tetap melaksanakan upacara HUT RI di Tanjabbar. Meski demikian, upacara yang bakal dilakukan itu, memiliki perbedaan dengan tahun lalu.

“Peserta upacaranya nanti, yang hadir harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Jadi harus gunakan masker dan jangan lupa cuci tangan, serta nanti peserta upacara juga dicek suhu tubuh,” kata Agus.

Dirinya juga menyebutkan, bahwa untuk petugas pasukan pengibar bendera hanya berjumlah 3 orang saja.

Selain itu, pengibar yang direncanakan bakal mengibarkan bendera pada upacara 17 Agustus nanti, hanya anggota tim tahun lalu.

“Karena saat ini pandemi, jadi untuk pengibar hanya berjumlah 3 orang saja. Dan petugasnya pun dari tahun lalu, karena seleksinya ditiadakan dampak dari Pandemi.” Ujarnya.

Lihat juga : Klik Disini

Kata Sekda, bukan hanya petugas pengibar bendera yang dibatasi. Namun peserta upacara pun untuk masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepolisian dan TNI pun hanya boleh mengirimkan peserta beberapa orang saja.

“Jadi hanya perwakilan saja, seperti dari TNI, Polri dan OPD-OPD yang ada di lingkungan Pemda Tanjabbar. Jadi saat upacaranya pun harus ada jarak,” pungkasnya. (hry)