Dinamika Jambi - Objek wisata Danau Pauh di Jangkat, Kabupaten Merangin bikin kecewa dewan, sejumlah masalahnya menjadi pertanyaan publik.

Danau Pauh di Merangin Bikin Kecewa Dewan, Ini Masalahnya

Uncategorized

MERANGIN – Objek wisata Danau Pauh di Jangkat, Kabupaten Merangin bikin kecewa dewan, sejumlah masalahnya menjadi pertanyaan publik.

Dikonfirmasi hal ini, Ketua Komisi III DPRD Merangin, Mulyadi mengungkapkannya. Beberapa hal yang ditemukan dewan saat menyambangi seperti infrastruktur.

“Infrastruktur banyak yang macet. Hasil pekerjaan rekanan, jalan setapak yang baru dibangun 2019, sudah hancur 2020,” ungkap Mulyadi.

Tak hanya infrastruktur saja yang jadi kekecewaan, namun juga soal pekerjaan lain.

“Turap, tidak ada papan merek, tidak ada pagu anggaran,” bilangnya.

Untuk diketahui sebelumnya, sejumlah dewan dibuat kecewa dengan sarana di objek wisata ini. Misalkan pada fasilitas pengunjung, banyak yang tak sesuai harapan.

“Kemudian pekerjaan, kita lihat mutunya hari ini banyak yang kurang. Tidak sesuai, kasat mata saja terlihat. Belum kita lihat RAB,” terangnya.

Berita Terkait : Objek Wisata Danau Pauh di Merangin Bikin Kecewa Dewan

“Kasat mata kita lihat, hasil tidak sesuai harapan pembangunan yang ada di Danau Pauh,” tambahnya.

Lantas, bagaimana upaya terkait hasil temuan dewan tersebut, terlebih Komisi III?

“Yang jelas hari ini, komisi-komisi terkait akan memanggil pihak terkait dan rekanannyo untuk lebih tegas lagi turun ke lapangan,” tandasnya.

Temuan para dewan ini, mendapat perhatian dari publik. Selain dari pekerjaan rekanan, anggaran yang digelontorkan untuk sektor pariwisata patut dipertanyakan. Terlebih, pendapatan yang masuk.

“Saya setuju dgn ketua.. cek PAD nya ketua” komentar Rooney .

Baca Juga : Soal Dukungan Partai Berkarya, Alasan Haris-Sani Tak Khawatir, Mengejutkan

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Merangin, Sukoso belum dapat dikonfirmasi. Meski terlihat mobil dinasnya, ajudan mengatakan Sukoso tak ada di kantornya.

Dihubungi lewat telepon selulernya, birokrat berkacamata itu belum dapat dikonfirmasi. Pun demikian dengan pesan yang dikirim Dinamikajambi.com, belum ditanggapi.

(Red)