Guru SD Tewas Dimasukkan Dalam Ember, Pelaku Kecanduan Film Panas

Berita Daerah Hukrim

HUKRIM – Kasus pembunuhan guru SD yang tewas dan dimasukkan dalam ember, ternyata pelaku kecanduan film panas. Polres Banyuasin telah menangkap pelakunya.

EY (50) seorang guru SD, dibunuh secara sadis. Tersangka berinisial AR yang masih berusia 18 tahun diketahui adalah tetangga korban.

Kapolres Banyuasin, Danny Sianipar telah membenarkan adanya informasi penangkapan tersebut di daerahnya. Pelaku berhasil ditangkap oleh tim Puma Satreskrim Polres Banyuasin di kediamannya di jalur V, kecamatan Muaratelang, Banyuasin, Sumatera Selatan.

Namun saat hendak dilakukan penangkapan, AR sempat berusaha melarikan diri.

“Pada saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan, didapati HP milik korban merek Vivo dan Nokia terdapat di dalam saku celananya. Ketika diperiksa, tersangka telah membunuh korban,” ucap kapolres Banyuasin.

Sebelumnya warga dikagetkan akan adanya mayat EY dengan kondisi mengenaskan telah tewas di dalam rumahnya sendiri. Sejumlah keterangan dari para saksi pun diolah oleh petugas guna melacak keberadaan pelaku pembunuhan sesudah tiba di lokasi kejadian perkara.

Tewas Dalam Ember

Mayat korban yang merupakan guru SD dimasukkan ke dalam ember berdiameter 60 cm usai dibunuh. Bukan hanya itu saja, mayat korban diketahui sudah terkapar tanpa busana dengan tangan terikat pada rabu. 8 juli 2020.

“Korban ditemukan tewas dalam ember dengan keadaan dibungkus kain tebal atau karpet,” tutur Danny Siregar melalui Kompas.

Namun sebelum tewas rupanya korban sempat siuman setelah disekap pelaku dan akhirnya pelaku panik saat korban berteriak minta tolong.

Baca Juga : Sekolah di Kota Jambi, Dibolehkan Belajar Tatap Muka Kembali

“Korban berontak dan teriak minta tolong. Tersangka kemudian menyumpal mulut korban dengan menggunakan ikat rambut yang terbuat dari kain. Tersangka juga mengikat leher korban dengan menggunakan sabuk warna cokelat dan charger HP. Serta mengikat tangan korban dengan menggunakan tali rafia untuk memastikan bahwa korban sudah meninggal dunia,” jelas kapolres.

Setelah itulah korban diseret pelaku dengan seprai lalu dimasukkan ke dalam ember. Analisa penyelidikan sementara, pelaku diduga mencoba untuk memperkosa korban. Selain itu pelaku diduga kecanduan film panas dan sudah sering mengintip korban ketika sedang mandi.

Baca Juga : Diduga Keracunan Genset, Dokter Muda Ini Ditemukan Tewas Sendiri