Satu Keluarga di Kayu Aro Kerinci Terbakar

Satu Keluarga di Kayu Aro Kerinci Terbakar

Berita Daerah Berita Viral

KERINCI – Peristiwa kebakaran terjadi di Kerinci, sempat hebohkan warga setempat. Pasalnya satu keluarga di Kayu Aro terbakar, dan dilarikan ke rumah sakit.

Kebakaran hebat ini terjadi di wilayah Kabupaten Kerinci, kali di Desa Bendung Air, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci.

Baca juga : Siap-siap, Besok Pansus DPRD Gali Dana Covid-19 di 5 OPD

Informasi yang berhasil dihimpun, bahkan kejadian pada Selasa (30/06/2020) sekira pukul 10.00 wib siang tersebut, membuat satu keluarga di Kayu Aro terbakar.

Kelurga yang merupakan pemilik rumah, mengalami luka bakar dan diharuskan dirujuk ke RSU MHA Thalib Kerinci.

Menurut keterangan warga, kejadian kebakaran tersebut diduga dari sebuah sambaran api, dari salah satu derigen bensin tempat penjualan BBM milik Fenti Pedia.

“Bahkan pada waktu itu, satu mobil pick up sebagai pelansir BBM ikut juga terbakar,” kata Warga Kayu Aro.

Tidak hanya kerugian dalam materi saja, pemilik rumah juga mengalami luka bakar disekujur tubuhnya, dan sempat dilarikan kerumah sakit (RS).

“Iya korban mengalami luka bakar disaat berusaha memadamkan api, dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit,” ujar Edminudin, yang juga ketua DPRD Kabupaten Kerinci.

Ia mengatakan, dalam kebakaran kali ini pihaknya juga menyesalkan, lambannya petugas pemadam kebakaran.

“Ada tiga mobil pemadam kebakaran di Kayu Aro, hanya satu unit yang datang ke lokasi,” ungkapnya.

Kata Camat

Hal senada dibenarkan Camat Kayu Aro, Edi Ruslan, dimana telah terjadi musibah kebakaran di Desa Sungai Bendung Air, Kayu Aro, pada Selasa tanggal 30 juni 2020 sekitar jam 10.00 wib.

Kejadian ini menimpa 1 rumah milik Aprison, dan 1 gudang perabot milik Candra Hadi.

Lihat juga video : Klik Disini

“Benar, kerugian sekitar 800 juta dengan rincian 1 buah rumah, dan 1 buah mobil avanza, 1 buah mobil carry pic up. Sementara gudang Perabot milik Candra Hadi umur 41th, dengan kerugian sekitar 50 juta,” ungkap Camat.

Bahkan sambung Edi Ruslan, satu keluarga pemilik rumah mengalami luka bakar yakni Aprison (suami), Fenti Widia (istri 40 tahun), dan Dandel Nopristi (anak 22 tahun) saat ini dirujuk ke RSU Mayjend H.A Thalib. (Jul)