MERANGIN – 30 bantuan penanggulangan Covid-19 tumpang tindih, 2 RT di Kelurahan Pematang Kandis tak dapat gelontoran bantuan sosial.

30 Bantuan Tumpang Tindih, 2 RT di Kelurahan Pematang Kandis Tak Dapat

Berita Daerah

MERANGIN – 30 bantuan penanggulangan Covid-19 tumpang tindih, 2 RT di Kelurahan Pematang Kandis tak dapat gelontoran bantuan sosial.

Lurah Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Dwi Cahyo Hartono mengungkapkan pihaknya mengusulkan 1137 penerima bansos dari Kabupaten Merangin.

Bantuan itu berupa beras 20 Kg, minyak 2 Kg dan telur senilai Rp 238 ribu itu disetujui sebanyak 681 penerima yang tersebar di 38 Rukun Tetangga (RT). 2 RT tidak dapat bantuan dari pemkab Merangin itu.

“Kami sudah mengusulkan data dari 2 Ketua RT, yakni RT 33 dan RT 37. Namun dari Dinas Sosial nama-nama mereka tidak muncul. Jangan kan yang tidak ada NIK dan KK, yang ada pun banyak yang tidak muncul,” terang Cahyo.

Sementara bantuan dari Provinsi, mendapatkan kuota 25 nama. Kemudian, ada tambahan sebanyak 63 nama untuk bantuan berupa uang Rp 250 ribu dan paket sembako dengan total Rp 600 ribu.

Sedangkan bantuan dari Kementrian Sosial, Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk Kelurahan Pematang Kandis yang jumlah penduduknya 11 ribu itu, disalurkan 41 penerima.

“Untuk tahap kedua 137 KK. Jadi total 178 KK penerima BST di Kelurahan Pematang Kandis,” terangnya.

Baca Juga : Pansus Tanya Selisih 30 Juta, PDAM Merangin Gali Tutup Lubang

Dalam penyaluran bantuan-bantuan ini, ada 30 nama tumpang tindih di Pematang Kandis. Cahyo mengaku sudah memperbaikinya.

Sementara disinggung dengan Ketua RT penerima bantuan dampak Virus Corona, Ia tak membantahnya.

“Ada juga Ketua RT yang menerima. Kalau memang tidak mampu, boleh menerima,” katanya. (Red)

 

Lihat Video : Bupati Bilang Sudah, Kepala BPBD Ngaku ‘Nunggak’ Honor Petugas Posko