Wajib Gunakan APD, Petugas Pilkada 2020 Dilarang Kontak Pisik

Wajib Gunakan APD, Petugas Pilkada 2020 Dilarang Kontak Fisik

Berita Politik Nasional

POLITIK – Seluruh penyelenggara dan petugas di Pilkada serentak 2020, wajib menggunakan alat pelindung diri (APD). Mereka juga dilarang untuk kontak pisik.

Hal itu disampaikannya Komisioner KPU I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, dalam pertemuan uji publik rancangan PKPU, terkait Pilkada dalam Kondisi Bencana Non Alam secara virtual.

Baca juga : Klaim Air Terjun di Merangin Milik Tanjung Lamin, Pria Ini Kabur Saat Diserang Warganet

Adapun penyelenggara dan petugas pilkada 2020 meliputi, KPU pusat, KPU provinsi atau kota, panitia pemilihan kecamatan (PPK), panita pemungutan suara (PPS).

Ditambah, petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP), petugas verifikasi, dan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

“Bagi yang bertugas mengenakan alat perlindungan diri, paling kurang berupa masker,” ujar Raka dalam pertemuan uji publik secara virtual seperti diberitakan Ayobandung.com – jaringan suara.com, Sabtu (6/6/2020).

Protokol pencegahan Covid-19 juga wajib diterapkan penyelenggara, dan petugas pilkada. Salah satunya adalah meminimalisir, kontak fisik antara sesama.

“Setelah bertugas, personel membuka masker, mencuci tangan, dan melakukan sterilisasi atau penyemprotan disinfektan terhadap peralatan yang digunakan,” ujar Raka.

Diketahui, Pilkada 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia, meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Semula, pilkada akan digelar pada 23 September 2020.

Namun akibat pandemi Covid-19, penyelenggaraannya diundur menjadi 9 Desember mendatang.

Adapun dalam uji publik secara virtual ini, dihadiri oleh Bawaslu, DKPP, perwakilan partai politik, Kementerian Dalam Negeri, dan lembaga terkait lainnya.

Komisioner KPU Viryan Aziz menyampaikan, bahwa hal ini dilakukan untuk menampung masukan dari berbagai pihak.

“Kegiatan hari ini penting dan kami sangat berharap melalui mekanisme, berbagi masukan pandangan. Dan berbagai kritikan silakan dalam ikhtiar, kita untuk penyelenggaraan pilkada yang lebih baik,” ujarnya.

 

SumberKlik Disini