Memiliki kuota kecil, namun Sungai Gelam memiliki penduduk besar. IMSG Protes kuota bantuan yang disalurkan Dinas Sosial Muaro Jambi.

IMSG Protes Kuota Bantuan, Begini Jawaban Dinas Sosial

Berita Daerah

MUARO JAMBI – Memiliki kuota kecil, namun Sungai Gelam memiliki penduduk besar. IMSG Protes kuota bantuan yang disalurkan Dinas Sosial Muaro Jambi.

Sebelumnya untuk diketahui, Ikatan Mahasiswa Sungai Gelam protes kuota bantuan Pemkab Muaro Jambi yang dialokasikan 637 KK. Sementara kecamatan lain mendapatkan alokasi 4000 lebih bantuan.

Dikonfirmasi hal ini, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muaro Jambi, Rosa Candra Budi memberikan penjelasannya. Bilangnya, alokasi bantuan ini sebanyak 16.700 lebih untuk 11 kecamatan.

“Besarannya 350 ribu/bulan selama 3 bulan. Dibayarkan perbulan,” ujarnya, Sabtu (23/05/2020) siang.

Terkait dengan alokasi untuk Sungai Gelam, Budi menerangkan bila data tersebut merupakan usulan dari kecamatan. Kecamatan sendiri, datang dari desa.

Kemungkinan, sambungnya, pembuatan data yang dikatakan Budi berlangsung pada Maret lalu, dilihat dari penerima yang tidak mampu. Mengingat mayoritas penduduk adalah petani perkebunan sawit dan karet, memiliki penghasilan.

Berita Terkait : IMSG Protes Kecamatan Lain 4000, Sungai Gelam Hanya 637 KK

“Mereka mungkin awalnya berpikir orang miskin. Karena data itu dilakukan diawal nian. Sementara Sungai Gelam itu, sektor sawit, lebih dominan. Terganggu memang, tapi tidak seperti warga pedagang,” bilangnya.

Saat itulah, para kepala desa mungkin tidak menghitung para keluarga yang terkena dampak.

“Sementara sasaran yang dimaksud adalah warga yang terkena dampak Covid-19. Bukan hanya masyarakat miskin,” paparnya.

Dijelaskan Budi, jika masyarakat yang terkena dampak itu, seperti mereka yang terkena PHK.

Sedangkan kecamatan lain, kemungkinan Camat tersebut mengerti dan paham sasaran bantuan yang dialokasikan dari APBD Muaro Jambi itu.

“Camat yang mengerti mengarahkan kepala desanya. Seperti Kumpeh Ulu yang mencapai  4000 mengalahkan Jaluko, Sungai Gelam,” katanya.

Berpenduduk 62 ribu lebih, gerak cepat camat itu rupanya sempat mengusulkan 5000 penerima. Namun Dinsos, memangkasnya hingga 4000 saja.

Dinsos sendiri mendapatkan usulan 25 ribu penerima dari 11 kecamatan. Namun alokasi hanya 17 ribu penerima, sisanya dipangkas.

Protes IMSG, Ternyata Sungai Gelam Kuota Bantuan Terbesar

Meski begitu, Sungai Gelam rupanya mendapatkan alokasi terbesar dampak Covid-19. Ini setelah ditambahkan alokasi dari Kemensos dan bantuan Pemprov Jambi.

Baca Juga : Dewan Minta Pemkab Bagi Uang Bukan Sembako

“Ketika digabung dengan bantuan kemensos, 1800. Bantuan Kemensos, Sungai Gelam terbanyak. Bantuan Provinsi, yang terbanyak. Kenapa kemensos terbanyak? Karena datanya kemensos,” terangnya.

Hal senada didapatkan dari bantuan Provinsi. Dimana bantuan sebanyak 3.632 dari Pemprov ke Bupati, disalurkan ke Dinas Sosial Muaro Jambi.

“Dari bupati ke Dinas Sosial. Kami bagi berdasarkan jumlah penduduk. Makonyo Sungai Gelam yang terbesar,” pungkasnya.