Beda Dari Biasanya, KKN Mahasiswi Unri Asal Jambi Jadi Relawan Covid-19

Beda Dari Biasanya, KKN Mahasiswi Unri Asal Jambi Jadi Relawan Covid-19

Berita Daerah Pendidikan

JAMBI – Dua orang mahasiswi Unri asal Kota Jambi, melaksanakan Kukerta dengan cara menjadi tim relawan Covid-19, di Dinas Sosial.

Sebagaimana diketahui, Kukerta atau yang kerap disebut dengan KKN atau Kuliah Kerja Nyata, biasanya dilaksanakan dengan berkelompok dan tinggal di pedesaan, yang sudah ditentukan oleh pihak kampus.

Baca juga : Waduh, 1 Lagi Tambahan Pasien Positif Covid-19 Asal Kota Jambi

Dalam kegiatan itu pun, para mahasiswa yang mengikuti kegiatan Kukerta, tinggal di Desa tertentu secara berkelompok dalam waktu yang sudah ditentukan.

Biasanya, mahasiswa dan mahasiswi yang mengikuti Kukerta ini diberikan masa waktu oleh pihak kampus, sekitar 1 hingga 2 bulan. Bahkan ada yang sampai 3 bulan, dengan jumlah kelompok 15-25 orang.

Namun, ditengah maraknya Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, Universitas Riau (Unri) rupanya mengeluarkan kebijakan baru. Dimana, mahasiswa yang ikut Kukerta tahun ini, diperbolehkan diberlakukan boleh berbentuk kelompok, dan perseorangan.

Tak hanya itu, sistem Kukerta nya pun juga lebih difokuskan untuk lebih pro aktif, dalam membantu pihak terkait atau desa menangani Covid-19.

Seperti halnya yang dilakukan oleh dua orang mahasiswi Unri asal Kota Jambi ini, yakni Mizanti dan Anisa Majesti.

Mereka diperbolehkan oleh pihak kampus untuk melaksanakan Kukerta di Daerah asalnya, yakni kota Jambi.

Mereka pun, kini ditempatkan di Dinas Sosial kota Jambi, dan membantu setiap kegiatan instansi tersebut, terutama ikut dalam penanganan Covid-19.

Dikatakan oleh Mizanti, mahasiswi Fakultas Hukum Unri yang kini tengah mengikuti Kegiatan Kukerta, menjadi tim relawan Covid-19 di Dinas Sosial Kota Jambi.

Mizanti mengakui, bahwa pihak kampus sudah mengizinkannya untuk melaksanakan Kukerta di daerah asalnya, dengan tujuan ikut Handil dalam menangani Covid-19 saat ini.

“Iya kami sama teman kami, ikut Kukerta disini sudah satu Minggu. Pihak kampus juga sudah mengizinkan, kami untuk Kukerta boleh di daerah asal. Apalagi saat ini Covid-19, jadi kami ikut jadi relawan.” Bebernya saat dijumpai Dinamikajambi.com, Senin malam (18/05/2020).

Dirinya juga menjelaskan, bahwa kegiatan Kukerta ini ia bersama temannya ikut membantu, Dinas Sosial dalam penanganan Covid-19.

“Kadang kami mendata KK warga yang akan menerima bantuan Covid-19, seperti sembako. Dan kami juga ikut langsung kelapangan, memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak,” bebernya.

Usai Kegiatan Dilaporkan ke Kampus

Sementara itu, rekannya Anisa Majesti dari Fakultas FKIP Biologi Unri juga membeberkan, bahwa setiap kegiatan yang mereka lakukan juga dilaporkan kepada pihak kampus.

“Jadi ini sebagai bukti, kalau kami Kukerta ini benar-benar ikut dalam dalam membantu penanganan Covid-19 ini.” Ujarnya.

Tak hanya itu, sebagai tugasnya setiap kegiatan nanti mereka masukkan dalam sebuah blog tim relawan Covid-19, lalu dikirim kepada dosen pembimbing Kukerta mereka.

Selain itu, kegiatan Kukerta ini juga tidak dalam waktu panjang. Karena mengingat wabah Covid-19 ini, juga bisa membahayakan para mahasiswa jika terlalu lama.

“Jadi kami Kukerta ini, cuma dua Minggu. Biasanya kan bisa berbulan-bulan,” imbuhnya.

Dirinya juga mengatakan, sistem Kukerta ini juga dilakukan oleh seluruh mahasiswa Unri. Jadi mereka yang sudah pulang ke daerah masing-masing, tetap melakukan KKN.

“Jadi kalau teman-teman yang lain, itu ada yang 3 orang di satu desa tempat tinggalnya, ada yang 1 orang. Kalau di desa itu minal 3 orang, kalau di kota boleh 1 orang. Tergantung lah berapa jumlah mahasiswa dalam satu desa, daerah tersebut.” Ungkapnya.

Uniknya, kedua mahasiswi Unri asal kota Jambi ini, malah lebih senang melakukan Kukerta menjadi tim relawan Covid-19 tersebut.

Lihat juga video : Kecelakaan Beruntun 4 Unit Mobil, Pajero Naik Ke Atas Honda Jazz

Menurut mereka, selain bisa menyelesaikan tugas kampus, juga bisa beramal dalam ikut membantu masyarakat dalam penanganan Covid-19 ini.

“Senang sih, bisa bantu masyarakat juga menangani Covid-19 ini.” Tandasnya. (Nrs)

Saat Mereka ikut turun ke lapangan